Daftar Gunung Api Aktif Hari ini 7 September 2026, 6 Berstatus Siaga

Katadata
Daftar Gunung Api Aktif
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Safrezi
7/9/2026, 20.13 WIB

Daftar gunung api aktif hari ini menjadi perhatian setelah aktivitas vulkanik meningkat di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan informasi terbaru pada Senin, 7 September 2026, terdapat enam gunung api yang berada pada Level III atau Siaga, yaitu Gunung Anak Krakatau, Lewotobi Laki-laki, Ili Lewotolok, Sinabung, Semeru, dan Ibu. Beberapa diantaranya mengalami erupsi dalam waktu berdekatan.

Indonesia sendiri memiliki 127 gunung api aktif yang berada dalam pemantauan pemerintah. Aktivitas setiap gunung dapat berubah sehingga status dan rekomendasi keselamatan harus mengacu pada informasi terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM.

Daftar Gunung Api Aktif Hari ini yang Berstatus Siaga

Daftar Gunung Api Aktif (Katadata)

Enam gunung api yang saat ini berstatus Level III (Siaga) tersebar di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Maluku Utara. Berikut daftarnya:

1. Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau berada di Selat Sunda, wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Gunung ini berada pada Level III sejak 2 Juli 2026 dan kembali mengalami peningkatan aktivitas dalam beberapa hari terakhir.

Erupsi menerus yang dimulai pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB dan berakhir pada 6 September pukul 00.04 WIB berlangsung sekitar 25 jam. Meski telah berakhir, Badan Geologi memastikan status Anak Krakatau tetap Level III karena potensi letusan susulan masih tinggi.

Pada 6 September malam, erupsi kembali tercatat sekitar pukul 20.23 WIB. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

2. Gunung Sinabung

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, naik dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga pada 31 Agustus 2026. Peningkatan status dilakukan setelah aktivitas vulkaniknya meningkat.

Gunung ini sebelumnya mengalami erupsi yang menghasilkan kolom abu hingga sekitar 3.500 meter di atas puncak. Pemantauan terhadap aktivitas Sinabung terus dilakukan oleh PVMBG untuk mengantisipasi perubahan aktivitas vulkanik.

3. Gunung Semeru

Gunung Semeru di Jawa Timur juga masih berada pada Level III Siaga. Status tersebut telah berlaku sejak Januari 2026.
Aktivitas erupsi Semeru masih berlangsung. Pada Senin, 7 September 2026 pukul 04.50 WIB, kembali tercatat erupsi meskipun tinggi kolom abu tidak teramati secara visual. Aktivitas erupsi tersebut terekam melalui seismograf.

4. Gunung Lewotobi Laki-laki

Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Nusa Tenggara Timur dan berstatus Level III Siaga sejak 12 Mei 2026. Aktivitas erupsi masih menjadi perhatian karena gunung tersebut dapat mengalami peningkatan aktivitas secara tiba-tiba. Dalam pemantauan sebelumnya, gunung ini tercatat mengalami erupsi dengan  abu mencapai sekitar 800 meter di atas puncak.

5. Gunung Ili Lewotolok

Gunung Ili Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, juga masuk dalam daftar gunung api berstatus Siaga. Status Level III telah diberlakukan sejak 2 Juli 2025. 

Aktivitas erupsi masih terjadi, termasuk erupsi pada Minggu, 6 September 2026 pukul 21.37 WITA. Kolom abu saat itu sekitar 500 meter di atas puncak dengan durasi erupsi 32 detik.

6. Gunung Ibu

Gunung Ibu berada di Pulau Halmahera, Maluku Utara. PVMBG sebelumnya menurunkan status gunung ini dari Level IV Awas menjadi Level III Siaga pada 28 Januari 2025.

Aktivitas erupsi masih terjadi. Pada Minggu malam, 6 September 2026, Gunung Ibu kembali mengalami erupsi dengan tinggi letusan sekitar 500 meter di atas puncak.

Daftar Gunung Api Aktif di Indonesia Status Aktivitasnya

Perlu dipahami bahwa istilah gunung api aktif tidak selalu berarti gunung tersebut sedang erupsi. Indonesia mempunyai 127 gunung api aktif, sementara status aktivitas vulkanik masing-masing gunung dapat berada pada Level I, II, III, atau IV. Adapun tingkatan aktivitas gunung api yang digunakan PVMBG adalah:

  • Level I – Normal: aktivitas gunung api berada pada tingkat dasar dan tidak menunjukkan perubahan signifikan.
  • Level II – Waspada: mulai terdapat peningkatan aktivitas vulkanik sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
  • Level III – Siaga: peningkatan aktivitas semakin nyata dan dapat berpotensi menimbulkan erupsi atau bahaya lain.
  • Level IV – Awas: aktivitas vulkanik sangat tinggi dan erupsi besar atau segera terjadi menjadi kemungkinan yang harus diantisipasi.

Imbauan bagi Masyarakat di Sekitar Gunung Api

Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api aktif diminta selalu mengikuti rekomendasi PVMBG dan pemerintah daerah. Ketika status gunung meningkat, masyarakat perlu memperhatikan batas zona bahaya yang ditetapkan karena setiap gunung mempunyai karakteristik dan potensi bahaya yang berbeda.

Khusus Gunung Anak Krakatau, masyarakat, wisatawan dan pendaki dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas. Badan Geologi juga memperingatkan adanya potensi lontaran batu pijar, hujan abu lebat dan kemungkinan aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi.

Fenomena beberapa gunung mengalami erupsi dalam waktu berdekatan juga tidak otomatis berarti aktivitas gunung-gunung tersebut saling berkaitan. Setiap gunung memiliki sistem vulkanik dan kondisi geologi masing-masing sehingga aktivitasnya tetap perlu dianalisa secara individual.

Daftar gunung api aktif hari ini yang berada pada status Level III atau Siaga mencakup Anak Krakatau, Sinabung, Semeru, Lewotobi Laki-laki, Ili Lewotolok, dan Ibu. Masyarakat di sekitar kawasan gunung api disarankan terus mengikuti pembaruan PVMBG dan Badan Geologi karena daftar gunung api aktif hari ini beserta statusnya dapat berubah sesuai perkembangan aktivitas vulkanik.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.