Irjen Teddy Minahasa dikabarkan telah diciduk Divisi Propam Polri karena diduga terjerat kasus narkoba. Padahal Teddy baru saja diangkat menjadi Kapolda Jawa Timur pada 10 Oktober 2022 oleh Kapolri Listyo Sigit berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2134 IX/KEP/2022. Tugas Teddy adalah untuk menggantikan Irjen Nico Afinta yang dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Kapolri karena tragedi Kanjuruhan.

Teddy Minahasa juga dilaporkan sebagai polisi terkaya di Indonesia karena total kekayannya tercatat Rp 29.974.417.203, berdasarkan laporan hasil kekayaan LHKPN pada 26 Maret 2022. Saat itu Teddy masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Teddy tercatat juga memiliki 53 bidang tanah dan bangunan disejumlah daerah di Indonesia. Ia juga memiliki empat alat transportasi senilai Rp 2,075 miliar. Selain itu harta bergerak lainnya sebesar Rp 500 juta, surat berharga Rp 62,5 juta ditambah kas dan setara kas sebesar Rp 1,5 miliar.