Perusahaan makanan minuman PT Nestle Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang Indonesia dengan terus menambah investasi melalui pendekatan bisnis hijau.

Nestle mengusung aspek-aspek berkelanjutan dan pendekatan net zero emission dalam menjalankan bisnisnya. Mulai dari melakukan transformasi kemasan produk dengan menggunakan bahan ramah lingkungan, meminimalkan penggunaan plastik, hingga penggunaan pembangkit EBT tenaga biomassa untuk menjalankan pabriknya di Kejayan.

Sebelumnya, Nestle sempat berinvestasi sebesar US$ 100 juta atau Rp 1,5 triliun. Dana ini digunakan untuk menambah kapasitas ketiga pabriknya di Karawang, Jawa Barat, Kejayan Jawa Timur dan Panjang Lampung sebesar 25%.

Kemudian pada 2021, PT Nestle Indonesia menambah investasinya di Indonesia melalui pembangunan pabrik baru di Batang, Jawa Tengah. Pabrik bernilai lebih dari US$ 200 juta (setara Rp 2,8 triliun) ini siap menyerap 200 tenaga kerja.

Katadata.co.id berkesempatan mewawancara Presiden Direkstur Nestle Indonesia, Ganesan Ampalavanar mengenai ekspansi bisnis hijau Nestle di Indonesia lebih jauh.

Reporter: Sorta Tobing