Tretan Muslim Sudah Tahu Coki Pardede Narkoba Karena Tingkah Laku Aneh

Instagram/@cokipardede666
Coki pardede
Penulis: Hadi Mulyono
4/9/2021, 13.04 WIB

ZIGI – Komika Coki Pardede resmi ditangkap pihak kepolisian di Tangerang Selatan, Rabu, 1 September 2021, atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Polisi menangkap stand up comedian Majelis Lucu Indonesia tersebut dalam pengaruh narkoba.

Kekinian, rekan kerja Coki Pardede yakni Tretan Muslim, Patrick MLI dan Pendeta Yerry membongkar kebiasaan Coki sejak memakai narkoba saat menjadi bintang tamu Podcast Deddy Corbuzier. Penasaran bagaimana kebiasan Coki Pardede? Berikut berita selengkapnya.

MLI dan Tretan Muslim Tahu Kalau Coki Pemakai

Saat wawancara dengan Deddy Corbuzier, Tretan Muslim dan Patrick Majelis Lucu Indonesia (MLI) ditanya apakah ia tahu jika Coki adalah seorang pemakai. Dengan tegas, keduanya menjawab tahu namun tidak berani melaporkannya ke pihak manapun.

“Kita tahu tapi tidak langsung melaporkan karena dari sisi kerjaan, kontrak dan lain-lain. Tapi yang jadi pemikiran kita paling berat itu adalah kita ini harus ke siapa? Ke BNN? Ke mana? Terus apa yang akan terjadi? Kita sebenarnya sudah ada niat,” ujar Patrick dikutip dari akun YouTube Deddy Corbuzier, Sabtu, 4 September 2021.

Tretan Muslim yang selama ini menjadi partner kerja Coki Pardede dalam kesempatan tersebut membongkar kebiasaan asli temannya tersebut. Menurut Muslim, Coki adalah orang yang sangat anti sosial dan hanya akrab ketika membuat konten saja.

“Aku sama Coki akrab cuma di konten, enggak pernah nongkrong, dan hidup dengan sendiri-sendiri setelah konten. Coki itu menyendiri, selalu banyak alasan jika diajak ngumpul,” ungkap Muslim.

Semula, Muslim tidak langsung yakin jika Coki adalah pemakai narkoba. Namun, ia curiga karena gerak-geriknya yang selain anti sosial, Coki juga sering susah dihubungi lewat WhatsApp. Tidak hanya itu, Coki sering hilang setelah bekerja dan mempunyai agenda sendiri.

Coki Pardede Alami Masalah Keluarga

Patrick dan Muslim kemudian menambahkan kalau suatu ketika, Coki pernah dalam keadaan pengaruh alkohol dan sudah mengendalikan dirinya. Saat itu, tiba-tiba saja Coki menangis dan menumpahkan segala permasalahannya di hadapan Patrik dan Muslim.

“Coki pernah curhat ke Petrik dan Muslim sampai nangis-nangis dan curhat masalah keluarga. Dia bahkan minta dipeluk dan dielus kepalanya,” ungkap Patrick MLI.

Sejak saat itu, Patrick dan Muslim sudah semakin yakin kalau Coki Pardede harus segera ditangani. Keduanya akhirnya memutuskan untuk menggandeng Pendeta Yerry Pattinasarany yang dinilai tepat untuk menangani masalah Coki Pardede.

Coki Pardede Sempat Ingin Berhenti Pakai Narkoba

Setelah menggaet Pendeta Yerry Pattinasarany, Coki Pardede kemudian sering didekatkan dengan pendeta tersebut agar bisa bercerita lebih jauh. Menurut Patrick, biasanya ketika ada event tertentu, Coki dan Pendeta Yerry kamarnya akan disatukan sampai akhirnya komika tersebut mengakui bahwa dirinya pemakai narkoba.

“Kita mulai menangani sendiri. Awalnya dia progresif, dia dalam tahap yang ada sisi mau berhenti juga, tapi enggak bisa. Karena ada begitu banyak faktor yang cukup kompleks,” sebut Pendeta Yerry.

Pendeta Yerry mengungkapkan, ada tiga masalah yang cukup kompleks yang harus dihadapi Coki Pardede. Pertama masalah adiksi yang disebabkan karena sabu-sabu, kedua karena komplikasi fisik yang sering dialami pemakai, dan ketiga masalah psikis.

“Jadi Coki punya masalah psikis. Kelihatan dari tingkah laku dia yang berbeda, lalu emosi dia yang tidak stabil. Itu ada dari drugsnya, ada dari fisiknya lalu mempengaruhi psikisnya,” beber Pendeta Yerry.

Lebih lanjut, Patrick menambahkan, opini-opini Coki yang biasanya memicu kontroversi di media sosial, ternyata sengaja dibuat untuk memacu adrenalinenya. Menariknya, Tretan Muslim dan Patrick MLI mengaku lega Coki ditangkap polisi akibat kepemilikan barang haram tersebut.

“Jujur lega, kalau ini memang yang terbaik. Karena dia didakwahin juga enggak mempan juga,” pungkas Muslim senada dengan Patrick.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.