Mirip Film Ben & Jody, Angga Sasongko Kecam Kerangkeng Manusia Nyata
ZIGI – Angga Sasongko marah mengetahui masih ada kerangkeng manusia betulan di rumah Bupati Langkat. Konsep perbudakaan buruh kelapa sawit menjadi cerita utama dalam film terbaru Angga, Ben & Jody yang bakal diperankan Rio Dewanto bersama Chicho Jerikho.
Bagi Angga, keberadaan kerangkeng tersebut adalah salah satu tindakan biadab yang sangat menakutkan. Simak berita lengkapnya di sini.
Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
Terbit Rencana Perangin Angin, bupati Langkat Sumatera Utara ditangkap KPK pada Kamis, 21 Januari 2022. Ia menjadi tersangka suap dalam pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat. Informasi terkait aktivitas suap tersebut berasal dari masyarakat yang mengetahui pemberian uang kepada beberapa penyelanggara negara.
Ketika Polda Sumut menyelidiki rumah Terbit, ditemukan ruangan berisi kerangkeng manusia yang terletak di bagian belakang rumah. Kerangkeng tersebut terbuat dari jeruji, nyaris seperti penjara, dan berisi sekitar 27 orang pria. Hal ini disampaikan oleh pihak kepolisian pada Senin, 24 Januari 2022.
Menurut MIGRANT CARE, kemungkinan kerangkeng manusia di rumah bupati Langkat tersebut digunakan untuk mengurung para pekerja di kebun kelapa sawitnya. Menurut lembaga tersebut, keberadaan kerangkeng masuk dalam praktik perbudakan modern.
Angga Sasongko Berikan Reaksinya
Berita tentang kerankeng manusia tersebut sampai ke telinga sineas Angga Sasongko. Ia lantas memberikan respon keras terhadap berita tersebut. Pasalnya praktik perbudakan sama dengan tema untuk film barunya Ben & Jody yang segera tayang.
"Saya menulis cerita di film Ben & Jody, ada manusia2 dikerangkeng dan kerjapaksa babat hutan untuk buka lahan sawit. Membayangkan dan mengadegankannya saja perih sekali," tulis Angga melansir dari Instagram @anggasasongko pada Selasa, 25 Januari 2022.
Ia tidak percaya perbudakan semacam itu masih ada, "Hal itu terjadi di dunia nyata dan dilakukan struktur kekuasaan. BIADAAAAB!!!."
Unggahan ini kemudian ditanggapi oleh banyak artis seperti Audy Item, Kunto Aji, hingga Yayan Ruhian. Seluruh komentar sebagian besar mengatakn ketidakpercayaan dan juga kemarahannya terkait berita kerangkeng tersebut.
Spoiler Ben & Jody, Film Baru Angga Sasongko
Film Ben & Jody masih berhubungan dengan film Filosofi Kopi (2006), yang berasal dari novel Dee Lestari dengan judul sama. Ben (Cicko Jerikho) memutuskan kembali ke kampung halaman dan ikut mendukung kelompok petani yang lahannya diambil penguasa.
Sementara itu, Jody (Rio Dewanto) tengah mempersiapkan konsep baru bagi kafe Filosofi Kopi yang bakal segera dirilis. Sosok Ben harusnya hadir di launching tersebut. Namun ia tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
Untuk mencari sang teman, Jody kemudian masuk dalam petualangan berbahaya untuk menyelamatkan Ben. Usaha penyelamatan tersebut berisi pertaruhan nyawa. Ia bertemu dengan pembalak liar pimpinan Yayan Ruhian yang tidak segan-segan untuk membunuh Jody. Ben & Jody jadi film yang menggambarkan perlawanan masyarakat adat kepada penguasa.
Apakah akhirnya Jody bisa menyelamatkan Ben? Apakah masyarakat adat bakal bisa mempertahankan lahannya kembali? Jawabannya bisa kamu temukan di bioskop. Film Ben & Jody rencananya tayang di bioskop mulai 27 Januari 2022.
Seperti yang ditekankan oleh Angga Sasongko, film Ben & Jody bercerita tentang buruh kelapa sawit yang melibatkan kerangkeng manusia. Rio Dewanto dan Chichko Jerikho akan terjun ke dalam cerita konflik agraria untuk pertama kalinya.