ZIGI – Jerome Polin Sijabat yang dikenal sebagai influencer yang jago matematika mendadak jadi sasaran kegeraman netizen. Hal ini bermula ketika mahasiswa Waseda, Shinjuku, Jepang tersebut bertanya di akun Twitternya seakan-akan pebalap Indonesia tidak pernah berprestasi di kancah internasional.
Tweet-nya memancing reaksi netizen salah satunya dari pebalap mobil Sean Gelael. Sebagaimana diketahui, Sean merupakan pebalap Formula 2 yang sudah kerap mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai ajang kejuaraan dunia.
Lantas, seperti apa tanggapan Sean Gelael terhadap Jerome Polin yang dinilai merendahkan pebalap Tanah Air? Yuk, simak berita selengkapnya berikut ini. Keep scrolling!
Sean Gelael Beri Reaksi Menohok
Kejadian tersebut bermula ketika YouTuber Jerome Polin bertanya apakah ada pembalap Indonesia yang mengikuti balapan internasional. Pertanyaan tersebut menyusul sebuah artikel yang memuat tentang potensi pebalap Mario Suryo Aji yang akan berlaga di seri Moto2 atau Moto3 di Mandalika pada Maret nanti.
"GILEE KEREN BANGET! Ada gak sih pembalap Indonesia yang balapan di balapan Internasional?? #IndonesiadiMotoGP," cuit Jerome Polin Sijabat dikutip Zigi.id dari akun Twitternya @JeromePolin, Rabu, 26 Januari 2022.
Kicauan itu pun langsung membuat gaduh netizen hingga menjadikan nama Jerome Polin trending topik pada Selasa, 25 Januari 2022 malam. Salah satu kritikan datang dari pebalap Indonesia, Sean Gelael yang sudah berkiprah di ajang-ajang bergengsi internasional.
"Kupikir, kamu bisa berlagak pintar, tapi nyatanya mereka tidak mengajarimu cara menghormati orang lain. Orang-orang yang punya suara benar-benar perlu mulai berpikir dibanding sekedar mendapatkan penonton dan mendapatkan like. @jeromepolin kita sudah kibarkan merah putih dan mengharumkan bangsa," semprot Sean Gelael.
Setelah ramai digeruduk netizen, Jerome mengaku sudah menghubungi Sean lengkap dengan tangkapan layar obrolan dengan pebalap yang pernah berkiprah di FIA World Endurance tersebut. Jerome juga terlihat mendapat nasihat dari Sean Gelael agar lebih berhati-hati dalam berucap di kemudian hari.
"Halo semua, tadi aku dan bang gelael berdiskusi mengenai tweet ini dan aku dapet banyak nasehat dari beliau. Thank you buat semua yang udah kasih nasihat, info2, dll. Im sorry and will learn from this," cuit Jerome.
Diduga Gimik Promosi
Netizen yang sudah terpancing dengan pernyataan Jerome Polin menggeruduk kolom komentar kicauan tersebut. Pemilik akun @IfnLghfr misalnya, ia menjelaskan banyak jagoan balap Indonesia yang terlupakan seperti Satrio Hermanto, Bagoes Hermanto, Zahir Ali, Rizal Sungkar, Doni Tata Pradita, Ryan Haryanto dan Andrew Haryanto.
Sementara itu, sejumlah netizen menemukan kejanggalan di dalam cuitan Jerome yang kontroversial tersebut. Mereka menilai cuitan Jerome merupakan bagian dari gimmick campaign namun bahasa yang digunakan sedikit menyinggung sejumlah pihak.
"Ini campaign loh, bukan pure nanya, ya kalo pure nanya sih gapapa, lagian keliatan bedanya kok, ada hashtag pula kan, dan pemilihan kata "ada gak sih" itu bener2 fatal buat orang dengan 7M subs," kata netizen @jrmirzaaa.
"Jadi penasaran yang pesan campaign pake hestek itu siapa sih? Masa gak ada briefing siy? Kalau balapan internasional udah banyak banget, coba timnya research dulu. Kalau kelas Motogp belum dengar ada perwakilan dari indonesia, coba sebutin klo udah ada," tambah netizen lainnya @_y_e.
Sebelumnya dalam nasihat yang diberikan untuk Jerome, Sean Gelael juga menyadari bahwa apa yang dikatakan temannya itu hanya sebuah promosi. Namun, dia menyayangkan diksi yang digunakan sebagai campaign.
"Aku tau itu tim campaign atau apapun itu tapi jangan sampai begitu juga, thank you ya bro," kata Sean Gelael kepada Jerome Polin Sijabat.