Kronologi Arawinda Kirana Trending Twitter karena Dugaan Pelakor

Instagram/@arawandakirana
Arawinda Kirana
Penulis: Hadi Mulyono
6/7/2022, 12.28 WIB

ZIGI – Nama Arawinda Kirana tengah memuncaki daftar trending di berbagai media sosial termasuk Twitter. Berbagai tuduhan menghampirinya, termasuk menjadi perebut suami orang lain alias pelakor.

Hal ini berawal dari spekulasi netizen usai melihat curhatan seorang wanita bernama Amanda Zahra. Lantas seperti apa kronologi Arawinda Kirana mendadak menjadi bahan perbincangan publik namun bukan karena karyanya? Berikut berita selengkapnya.

Baca Juga: Profil dan Biodata Arawinda Kirana, Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI

Kronologi Arawinda Kirana Dituduh Rebut Suami Orang

Dugaan Arawinda Kirana merebut suami orang pertama kali mencuat setelah seorang netizen menceritakan masalah tersebut. Dia curhat melalui unggahan Instagram @wanita.cl dengan judul ‘Prihatin dengan Salah Satu Keluarga Karena Suaminya Selingkuh’.

"Aku mau minta pendapat tentang saudaraku. Dia perempuan 25 tahun, nikah sama suaminya (aku sebutnya iparku ya). Belum dua tahun dan baru punya 1 anak bayi. Nah, sekitar sebulan yang lalu, saudaraku tahu suaminya selingkuh dengan perempuan di tempat kerjanya,” tulis unggahan tersebut, dikutip dari Instagram @wanita.cl pada Rabu, 6 Juli 2022.

Lalu dia kembali menceritakan, “Awalnya kepergok chat. Tapi iparku enggak ngaku. Bilangnya cuma teman curhat, dimaafin. Selang seminggu, saudariku lihat history call iparku yang ternyata sering teleponan sama cewek ini. Akhirnya iparku ngaku kalau sering chat, dan nganterin pulang si cewek," tutupnya. 

Menurut cerita tersebut, ‘temen cewek’ yang dimaksud sudah sering di bawa ke rumah hingga melakukan hubungan suami istri sebanyak tiga kali. Sang wanita lantas diisukan sebagai artis pendatang baru yang vokal tentang isu-isu perempuan.

Usai unggahan itu ramai di Instagram, topik tersebut juga ramai dibicarakan di Twitter. Hingga kemudian, seorang perempuan bernama Amanda Zahra, yang diduga menjadi istri yang suaminya direbut oleh sang wanita. 

"Daripada bayarin akun gossip, mending duitnya buat lo berdua berobat deh," cuit Amanda di Twitter @amandzahra.

 

Kicauan tersebut semakin mengerucut ke arah Arawinda Kirana, mengingat Amanda Zahra sempat mencolek sang artis kelahiran 2001 itu.

Selain itu, Amanda Zahra berulang kali mengunggah hal-hal yang berkaitan denganArawinda Kirana seperti potongan adegan dari film Yuni yang diduga sebagai sindiran untuk artis tersebut.

Masa Lalu Arawinda Kirana Dipertanyakan

Arawinda Kirana merupakan pemain film pendatang baru peraih penghargaan FFI 2021 untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik lewat film Yuni. Film tersebut bercerita tentang perjuangan perempuan yang berusaha mengejar mimpi tetapi harus berhadapan dengan getirnya dunia percintaan.

Selain soal prestasi, netizen juga mengungkit image Arawinda yang selalu vokal terhadap isu-isu perempuan. Ia bahkan menganggap dirinya salah satu representasi sosok Kartini masa kini.

"Yes. The touchyness is a part of kemerdekaan perempuan untuk milih pilihan dan jalan hidup yang mereka mau. Aku ulang lagi ya: karakter aku (di film Yuni) adalah pejuang pergerakan perempuan. Esensi dari pergerakan perempuan adalah agar perempuan mempunyai otoritas badan dan pilihan mereka sendiri," kata Arawinda Kirana di salah satu kicauannya di Twitter.

Tak dipungkiri, pendapat Arawinda itu langsung dihujani komentar netizen yang geram.

"Mengklaim diri sendiri sebagai Kartini modern, dia kalau ketemu Kartini yang asli langsung diludahin kali. Selalu speak up tentang perempuan harus bisa memilih pilihan kalian sendiri, iya gue tahu perempuan emang harus bisa memilih pilihannya sendiri tapi ya jangan milih suami orang juga," kata salah satu netizen.

Hingga artikel ini dibuat, belum ada klarifikasi dari pihak Arawinda Kirana terkait dirinya terseret dalam gosip perebut suami orang lain.

Baca Juga: Nonton Streaming Film Yuni Tentang Stigma Pernikahan Dini

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.