Konser Westlife Tanpa Penerangan, Promotor Sebut Penonton Bisa Refund
ZIGI – Promotor Rajawali Indonesia akan mengembalikan uang penonton konser Westlife di Candi Prambanan, Yogyakarta yang digelar pada Minggu, 2 Oktober 2022. Sejumlah penonton mengeluhkan karena konser ini berlangsung tanpa penerangan.
Melalui unggahan resmi promotor Rajawali Indonesia, penonton sudah berkunjung sejak sore hari dan sempat diguyur hujan. Berikut pernyataan Rajawali Indonesia terkait insiden gelap-gelapan di konser Westlife di Candi Prambanan. Yuk simak ulasannya di bawah ini!
Baca Juga: Viral Video Fans Gagal Dapat Selfie Westlife karena Memori HP Penuh
Rajawali Indonesia Kembalikan 100 Persen Uang Penonton
Promotor Rajawali Indonesia meminta maaf atas insiden penerangan yang mati selama konser Westlife di Candi Prambanan pada Minggu, 2 Oktober 2022.
“Terkait force majeure yang terjadi di konser Westlife ‘The Wild Dreams Tour’ All The Hits, Candi Prambanan Yogyakarta, 2 Oktober 2022, Rajawali Indonesia selaku promotor mohon maaf sebesar-besarnya untuk seluruh penonton dan berbagai pihak yang telah mendukung,” tulis promotor Rajawali Indonesia dikutip dari Instagram resminya, @rajawaliindonesia pada Senin, 3 Oktober 2022.
Rajawali Indonesia juga memastikan akan mengembalikan uang penonton konser Westlife secara penuh atas insiden yang tidak menyenangkan tersebut.
“Dengan ini kami juga akan menyediakan proses refund 100 persen untuk seluruh pembeli tiket konser Westlife di Candi Prambanan Yogyakarta,” imbuhnya.
Terkait mekanisme refund biaya tiket yang sudah dibayarkan oleh penonton akan segera diinformasikan kembali oleh pihak promotor.
Kronologi Mati Lampu di Konser Westlife Candi Prambanan
Kejadian tanpa penerangan selama konser Westlife di Candi Prambanan, Yogyakarta pada Minggu, 2 Oktober 2022 bukan tanpa alasan. Pasalnya sebelum konser berlangsung, area sekitar Candi Prambanan telah diguyur hujan.
“Hal tersebut dikarenakan turunnya hujan yang melanda wilayah Candi Prambanan sejak sore hingga malam hari sehingga mengakibatkan area konser khususnya panggung mengalami kondisi basah,” ujar pihak promotor Rajawali Indonesia.
Keputusan untuk tidak menyalakan pencahayaan selama konser Westlife rupanya sudah dibicarakan oleh Rajawali Indonesia bersama dengan pihak manajemen Westlife.
“Pihak promotor dan manajemen Westlife memutuskan tidak menyalakan lighting dan LED screen saat pertunjukan Westlife. Hal tersebut terpaksa dilakukan demi keselamatan seluruh member Westlife, seluruh tim promotor serta penonton yang hadir,” imbuhnya.
Sebab hujan tidak kunjung reda hingga pukul 20.10 WIB, acara pembukaan yang awalnya diisi oleh Dave Moffart dan D’Masiv featuring Nania Yusuf juga dibatalkan. Kemudian Shane, Nick, Kian dan Mark baru memulai konser pada pukul 20.30 WIB.
“(Westlife) membuka konser dengan penuh kejutan di mana Shane mengawali ucapan permintaan maaf atas kondisi pertunjukan ini yang tidak bisa dilakukan dengan lighting system dan visual artistic yang telah disiapkan,” tulis pihak Rajawali Indonesia.
Bukan hanya Shine saja, Kian juga menambahkan permintaan maaf dengan adanya kekurangan tersebut dan tetap menampilkan konser Westlife yang terbaik. Meskipun tanpa pencahayaan, rupanya penonton menyalakan flash kamera ponsel mereka sehingga menambah kesan mendalam bagi Westlife.
Westlife akhirnya membawakan enam lagu untuk menghibur penggemar meskipun dalam kondisi gelap-gelapan yang digelar pada Minggu, 2 Oktober 2022 di kawasan Candi Prambanan. Selaku founder Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi juga meminta maaf atas insiden pada malam konser tersebut.
Baca Juga: Viral Fans Ketemu Westlife Jalur Katering, Foto dan Nyanyi Bareng