ZIGI – Netflix mengumumkan telah melakukan PHK bagi 300 karyawannya akibat jumlah pelanggan yang terus turun di kuartal pertama tahun 2022. Gelombang PHK ini menjadi yang kedua setelah pada bulan lalu Netflix memberhentikan sekitar 150 pekerja di Amerika Serikat.
Lalu seperti apa kondisi Netflix paska PHK gelombang kedua ini? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Benarkah Langganan Netflix Menghambat Milenial Punya Rumah?
300 Karyawan Netflix Diberhentikan
Pada 24 Juni 2022, layanan streaming film Netflix mengumumkan bahwa perusahaan telah melakukan pemotongan hubungan kerja bagi 300 orang pegawainya. Salah satu penyebab utama adalah keuntungan yang menurun akibat jumlah pelanggan yang terus berkurang.
Pada Februari 2022 lalu, Netflix menyebut bahwa perusahaan mengalami penurunan keuntungan karena kehilangan 200.000 pelanggan secara global. Netflix bahkan memprediksikan jumlah ini akan terus turun hingga 2 juta pelanggan pada kuartal berikutnya.
Secara presentase pemotongan hubungan kerja ini dilakukan kepada 4 persen tenaga kerja yang ada, dan mayoritas berada di kantor Amerika. Melansir The Guardian, tindakan ini dilakukan untuk menyesuaikan biaya operasional perusahaan dengan keuntungan yang didapat. Apalagi, Netflix kini tengah gencar untuk mengembangkan bisnisnya.
Pihak perusahaan menyebut penurunan jumlah pelanggan terjadi karena beberapa faktor. Adapun penyebab-penyebab utama adalah meningkatnya kompetisi dengan layanan streaming lain, ekonomi yang tengah memburuk, perang di Ukraina, serta banyaknya pelanggan individu yang menggunakan satu akun Netflix untuk banyak orang.
Netflix Pertimbangkan Iklan Dalam Layanan
Beberapa strategi telah Netflix siapkan untuk mengkompensasi penurunan jumlah pelanggan tersebut. Kedepan, Netflix berencana untuk memasukan iklan dalam layanan streaming untuk para penonton yang berlangganan paket dengan harga murah. Hal ini banyak ditentang oleh para pelanggan.
Pada Kamis 23 Juni 2022, CEO Netflix Ted Sarandos menyebut bahwa mereka telah berbicara dengan beberapa perusahaan untuk menyiapkan layanan kerjasama ini. Google dan NBCUniversal menjadi dua perusahaan yang disinyalir akan bergabung dalam proyek kerjasama tersebut.
Jika nantinya Netflix resmi bekerjasama dengan NBCU, perusahaan akan dimudahkan dalam penyajian layanan iklan dengan menggunakan FreeWheel milik Comcast tersebut. Mengutip Wall Street Journal, salah satu pembahasan yang kini tengah digodok adalah terkait keuntungan yang akan didapatkan Netflix dari proyek kerjasama ini.
Sementara untuk Google, Netflix telah bekerjasama sejak dahulu. Netflix menjadi salah satu konsumen utama dari layanan periklanan yang dimiliki oleh Google. Kini Google dan Netflix tengah melakukan pembicaraan terkait kontrak eksklusif antar keduanya.
Keuntungan dan jumlah pelanggan Netflix ditengarai masih menjadi faktor utama penurunan keuntungan yang dialami sejak awal tahun ini.
Baca Juga: 5 Fakta NFT Bored Ape Yatch Club, Bakal Diadaptasi ke Film