Winter aespa Dihujat Komunitas Cowok Korea Karena Istilah Feminis
ZIGI – Winter aespa mendadak jadi perbincangan para cowok yang tergabung di Komunitas Hannam Online. Hal ini setelah Winter kedapatan menggunakan kata-kata slang online yang diklaim mengacu pada gerakan feminis.
Meski demikian, tidak sedikit netizen yang justru mengkritik Komunitas Hannam Online karena dianggap kembali berulah dengan tuduhan feminis yang ditujukkan pada publik figur. Seperti apa pernyataan Komunitas Hannam Online kepada Winter aespa? Scroll artikel berikut yuk!
Baca juga: Pecahkan Rekor, Atlet Korea Tuai Kontroversi Karena Gaya Rambut
Winter aespa Dituduh Feminis
Winter aespa menjadi artis lainnya yang ditandai sebagai pro-feminis oleh Komunitas Hannam Online. Dilansir Zigi.id dari Allkpop, Jumat, 6 Agustus 2021, selama beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan permusuhan terhadap feminis di Korea Selatan.
Hal ini karena sejumlah pria di dalam Komunitas Hannam Online melihat mereka sebagai individu yang membenci pria dan berusaha untuk merendahkan kaum pria. Terbaru, Winter aespa dituduh feminis lantaran menggunakan kata slang online.
Kejadian ini bermula saat Winter aespa melakukan siaran langsung di Vlive bersama grupnya. Di situ, penyanyi bernama asli Kim Min Jeong ini mengajak penggemarnya untuk mendengar lagunya Forever yang sudah dirilis pada Februari 2021 lalu.
Kemudian Winter aespa menyebut istilah slang online yakni ‘oh-jo-oh-eok’ yang berarti, 'banyak' atau 'miliaran dan miliaran', yang menunjukkan jumlah yang besar. Winter seakan menunjukkan kalau dirinya ingin penggemarnya mendengarkan lagu tersebut sebanyak mungkin.
Kata-kata itulah yang dipermasalahkan. Komunitas Hannam Online mengatakan kata itu merupakan hasil ciptaan dan sering digunakan oleh feminis Korea untuk menandakan jumlah yang sangat besar.
Kata ini juga diklaim digunakan feminis Korea ketika mereka dikejutkan oleh sesuatu dalam jumlah besar. Tidak hanya ‘oh-jo-oh-eok’, kata 'Hubba hubba' juga sebelumnya sempat menuai kritik karena digunakan untuk mengungkapkan kebencian terhadap laki-laki.
"Mengapa mereka terus menggunakan kata ini jika mereka tidak tahu arti di baliknya? Bagaimana penggemar mereka melindungi mereka dari ini?," begitu keterangan yang dituliskan Komunitas Hannam Online.
Apa itu Feminis?
Netizen lain yang melihat tuduhan ini justru balik mengkritik Komunitas Hannam Online dan menyebut klaim mereka tidak logis. Beberapa dari netizen bahkan menuliskan komentar bernada kesal karena komunitas tersebut dianggap kembali memancing keributan.
"Mengapa mereka membuat keributan lagi? Apakah mereka tidak tahu bahwa mereka sangat menyebalkan?," kata seorang netizen.
"Orang-orang ini tidak peduli kalau member SEVENTEEN menggunakan kata itu, tapi sekarang mereka membuat keributan karena seorang anggota girl group yang menggunakannya," sahut netizen lain.
Sebagai informasi, feminis adalah gerakan sosial untuk mencapai kesetaraan hak atau kesetaraan gender bagi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, politik, hukum, sosial dan industri di sektor formal maupun informal.
Sebelum menuduh Winter aespa, Komunitas Hannam Online juga sempat menyebut atlet panahan asal Korea Selatan, An San bagian dari feminis. Hal ini setelah peraih tiga medali emas di Olimpade Tokyo 2020 itu juga kedapatan menggunakan kata-kata oh-jo-oh-eok dalam postingannya.
Potongan rambut An San yang pendek juga dianggap sebagai tanda feminis. Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan apapun dari Winter aespa yang menanggapi pernyataan Komunitas Hannam Online yang menyebutnya bagian dari feminis.
Baca juga: Fakta Profil dan Biodata aespa, Lengkap Agama, Keluarga, Sekolah