ZIGI – Siapa yang masih ingat dengan Winamp? Bagi generasi 90-an yang besar di masa-masa keemasan warnet (warung internet) pasti sudah tidak asing lagi dong dengan pemutar musik digital legendaris ini.
Nah, baru-baru ini Winamp menghebohkan dunia maya usai mengumumkan bakal hadir kembali dnegan tampilan baru. Di balik kehebohan kabar tersebut, di bawah ini Zigi.id telah mengumpulkan beragam fakta menarik dari Winamp yang wajib kamu ketahui.
Mampukah pemutar musik ini bersaing dengan platform seperti Spotify, JOOX dan yang lainnya? Simak terus fakta-fakta tentang Winamp di bawah ini ya!
Baca Juga: Jadi Kreator di Spotify Greenroom Bisa Dapat Uang
1. Winamp Dirilis Pertama Kali Tahun 1997
Melansir dari laman resminya, Winamp pertama kali diluncurkan pada tahun 1997 oleh dua pendirinya yakni Justin Frankel dan Dmitry Boldyrev, mahasiswa University of Utah, Amerika Serikat. Saat itu, versi minimalis Winamp 0.20 yang dirilis sebagai freeware pada 21 April 1997 dapat diunduh secara gratis.
Karena di masa-masa awal masih sangat sederhana, Winamp perlahan bertransformasi hingga muncul versi 0.92 untuk penampilan yang lebih baik. Setahun berselang, Winamp 2 dirilis dan sukses menjadi salah satu software terpopuler di dunia.
“Pemutar media terbaik. Winamp adalah legenda. Pengubah permainan sejak 1997. Pemutar media dengan banyak warisan, dan komunitas dinamis dari 80 juta pengguna aktif di seluruh dunia saat ini,” demikian tulis Winamp dikutip dari laman resminya, Senin, 29 November 2021.
2. Tampilan Winamp Bisa Diubah-ubah
Winamp semakin hari semakin disukai salah satunya karena tampilannya yang bisa diubah-ubah. Pada tahun 2000, tercatat ada lebih dari 3 ribu tampilan Winamp yang dibuat sehingga pengguna bisa menyesuaikan sesuai selera. Tema tampilannya pun beragam mulai dari olahraga hingga wanita cantik.
3. Winamp di Bawah Naungan Perusahaan Nullsoft
Siapa sangka, Winamp ternyata lebih dulu tercipta jika dibandingkan dengan perusahaan yang menaunginya, Nullsoft. Pasalnya, Nullsoft resmi berdiri pada bulan Januari 1998 seiring popularitas Winamp yang kian meroket.
Sejak saat itulah, Winamp yang semula gratis mulai punya versi berbayar. Pada tahun 1998, software ini telah diunduh lebih dari 3 juta kali oleh pengguna di seluruh dunia. Hingga akhirnya tahun 1999, Nullsoft dibeli perusahaan AOL senilai US$ 80 juta atau sekitar Rp1,14 triliun.
4. Winamp Kalah Bersaing
Akan tetapi seiring dengan platform baru yang bermunculan, Winamp mulai ditinggalkan oleh penggunanya. AOL sebagai induk perusahaan dinilai tidak mempunyai inovasi baru untuk bisa bersaing dengan platform anyar lainnya. Meski pernah dibuat versi Android jumlah pengguna Winamp tidak sesuai ekspektasi.
5. Winamp Ditutup
AOL resmi menutup Winamp pada tanggal 20 Desember 2013 silam dengan versi 5.66 sebagai generasi terakhir saat itu. Sempat santer diberitakan bahwa Microsoft ingin mengakuisisi kekayaan intelektual dari Winamp dan Shoutcast. Sayangnya, pemutar musik legendaris ini tak bisa bertahan setelah 15 tahun mengudara.
6. Winamp Dilirik Perusahaan Radionomy
Radionomy sebagai salah satu layanan agregator radio online terbesar di Belgia pernah mencoba untuk mengakusisi Winamp setahun setelah ditutup. Akan tetapi kesepakatan antara AOL, Microsoft dan Radionomy tidak pernah terjadi sehingga Winamp kian tak terdengar kabarnya.
7. Winamp Dihidupkan Kembali
Terbaru, akun Twitter @winamp menyapa penggemar di seluruh dunia dan menggoda warganet untuk sedikit bernostalgia. Tampilan-tampilan Winamp di masa lalu kembali dimunculkan hingga kemudian mereka menegaskan ingin menghidupkan kembali Winamp.
“Apakah kamu ingat ini? Apakah kamu ingin membantu kami membangun #Winamp yang baru?” begitu cuitan akun Twitter @winamp pada 5 Mei 2021.
8. Winamp Masih dalam Tahap Versi Beta
Berdasarkan penelusuran Zigi.id, Winamp saat ini masih dalam versi beta. Nantinya, Winamp akan bisa diakses secara online dengan logo baru bahkan kreator bisa mendapatkan penghasilan dari platform tersebut.
“Ingin melihat Winamp baru? Daftar sekarang untuk menjadi yang pertama dalam antrean untuk menjadi bagian dari tim penguji Beta kami,” demikian kata Winamp dalam situs resminya.
Dikutip dari Unbox, tampaknya AudioValley, perusahaan induk dari Shoutcast dan Winamp memiliki tujuan untuk mengubah Winamp sebagai platform streaming audio untuk menyaingi Spotify dan Pandora.
Itu dia delapan fakta menarik tentang Winamp yang sudah dirangkum Zigi.id dari berbagai sumber. Buat kamu yang dulu punya kenangan manis dengan pemutar musik ini, bersiaplah untuk kebangkitan Winamp!
Baca Juga: 7 Aplikasi Karaoke Gratis, Hiburan Saat Libur Lebaran di Rumah