Korea Selatan Kenalkan AI Pengenalan Wajah untuk Tracing Covid-19

Berbagai sumber
AI Pengenalan Wajah Deteksi Pasien Covid 19
30/12/2021, 09.21 WIB

ZIGI – Penyebaran virus Covid-19 yang cepat membuat banyak ilmuan tergerak untuk menemukan teknologi dalam bidang kesehatan. Korea Selatan adalah salah satu negara yang sedang mengembangkan teknologi AI pengenalan wajah untuk mendeteksi pergerakan orang yang terinfeksi Covid-19.

Penemuan teknologi ini berdasarkan kekhawatiran masyarakat terhadap orang-orang yang sebelumnya dinyatakan Covid-19. Dengan teknologi ini maka pihak berwenang bisa melakukan tracing lebih cepat terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif. Yuk simak penjelasan lengkapnya!

Baca Juga: Elon Musk Berencana Tanamkan Chip di Otak Manusia Tahun 2022

Korea Selatan Buat AI Pengenalan Wajah Untuk Deteksi Track Contact Penderita Covid-19

Menurut laporan Reuters, proyek penemuan teknologi AI pengenalan wajah untuk penderita Covid-19 ini didanai secara nasional di Bucheon dan sudah dilakukan sejak Januari 2021.

Pengenalan wajah tersebut akan dilakukan melalui CCTV untuk mengidentifikasi setiap wajah seseorang yang terinfeksi Covid-19.

“Terkadang membutuhkan waktu berjam-jam untuk menganalisis atau merekam CCTV. Menggunakan AI pengenalan wajah akan memungkinkan analisis lebih cepat,” ujar pejabat kota Bucheon seperti dilansir dari Reuters pada Rabu, 29 Desember 2021.

Sementara itu, Sistem pelacakan tersebut dirancang untuk mengatasi fakta mengenai kesaksian pasien Covid-19 yang tidak selalu berkata jujur mengenai keberadaan mereka. 

Kementerian Sains dan ICT Korea mengatakan bahwa tujuan lain dari sistem tersebut dibuat adalah untuk mendigitalisasi pekerjaan manual untuk pelacakan kontak pasien sehingga akan lebih ringkas dan cepat. 

Cara Kerja AI Pengenalan Wajah Untuk Mendeteksi Riwayat Pasien Covid-19

Meskipun membutuhkan waktu kerja secara 24 jam untuk mendeteksi wajah, sistem pengenalan wajah dipandang lebih efisien dibandingkan dilakukan secara manual. Dalam kurun waktu 10 menit, dengan pengenalan wajah dapat menemukan 5 hingga 10 orang. Penggunaan pengenalan wajah tersebut dapat memangkas waktu yang dihabiskan jika dilakukan secara manual.

Sistem kerja AI pengenalan wajah untuk mendeteksi track record pasien Covid-19 adalah dengan menggunakan algoritma AI dan teknologi pengenalan wajah guna menganalisis rekaman yang dikumpulkan lebih dari 10.820 kamera CCTV.

Dengan demikian, teknologi tersebut dapat melacak pergerakan orang yang terinfeksi Covid-19 dan mengetahui orang-orang kontak dekat dengan pasien, pergerakan pasien maupun penggunaan masker.

Seperti yang diketahui, Korea Selatan memiliki pelacakan kontak berteknologi tinggi yang dapat mengumpulkan catatan kartu kredit, data lokasi ponsel dan rekaman CCTV serta informasi pribadi lainnya.

Pro Kontra AI Pengenalan Wajah Untuk Deteksi Pasien Covid-19

Penemuan teknologi canggih ini juga mendapatkan beberapa tanggapan dari masyarakat. Salah seorang pejabat parlemen dari oposisi People Power Party, Park Dae Chul mengkhawatirkan jika data yang tersimpan akan disalahgunakan.

“Benar-benar salah untuk memantau dan mengontrol publik melalui CCTV menggunakan uang pembayar pajak dan tanpa persetujuan dari publik,” ujar Park Dae Chul.

Kekhawatiran dari Park Dae Chul ini pun ditanggapi oleh pihak pejabat kota Bucheon bahwa teknologi pengenalan wajah tersebut tidak melanggar privasi.

“Pelacak kontak tetap berpegang teguh pada aturan sehingga tidak ada risiko tumpahan data atau pelanggaran privasi,” ujar pihak pejabat Bucheon.

Pelacakan wajah tersebut akan tetap meminta izin dari penderita Covid-19 untuk bisa melacak pergerakannya. Namun, apabila tidak mendapatkan izin dari pasien, pengenalan wajah tersebut tetap dapat dilakukan dengan mengaburkan wajah dan mengenali pakaian yang digunakan.

Sebelumnya banyak negara yang tengah mengembangkan teknologi baru untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti di China, India, Polandia, Rusia dan Jepang. Bukan hanya Korea Selatan saja yang tengah mengembangkan AI pengenalan wajah, Amerika Serikat juga dikabarkan mengembangkan teknologi ini.

Meskipun pihak pemerintah Korea Selatan belum berencana akan membawa teknologi ini keluar dari negaranya, belum dapat dipastikan apakah teknologi AI pengenalan wajah untuk deteksi pasien Covid-19 diimplementasikan di berbagai negara kedepannya.

Baca Juga: Instagram Kembangkan AI untuk Deteksi Umur Asli Pengguna

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.