Pentingnya Menjaga Kehigienisan Tangan Anak Sekolah saat Pandemi Covid

Selain dapat menghindari transmisi Covid-19 saat pembelajaran tatap muka di sekolah, menjaga tangan tetap bersih memiliki banyak manfaat.
Image title
19 November 2021, 07:50
Seorang guru membimbing siswa cara mencuci tangan dengan benar pada simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 065 Cihampelas, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). Pemerintah Kota Bandung menggelar uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SD-SMP nege
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/wsj.
Seorang guru membimbing siswa cara mencuci tangan dengan benar pada simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 065 Cihampelas, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/6/2021).

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai dilakukan oleh berbagai sekolah. Namun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mencatat, terdapat 1.299 sekolah yang justru menjadi klaster Covid-19 hingga akhir September lalu.

Untuk menghindari transmisi virus corona yang lebih besar, protokol kesehatan perlu diperketat bagi anak yang bersekolah. Salah satunya dengan sering mencuci tangan. Menurut Kementerian Kesehatan, anak sekolah tanpa sadar sering kali menyentuh permukaan tubuh yang rawan terkontaminasi virus seperti mata, hidung, dan mulut.

Selain itu, virus yang terdapat di telapak tangan memiliki kemungkinan lebih besar berpindah ke benda atau permukaan lain, seperti gagang pintu hingga meja belajar. Hal ini akan membahayakan orang lain yang menyentuh permukaan benda tersebut. 

Advertisement

Di samping permukaan benda, virus dan bakteri juga dapat menyasar ke makanan dan minuman. Jika tidak mencuci tangan, anak akan rentan terserang penyakit.

Selain menghindari penularan Covid-19, Center of Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebutkan, mencuci tangan dapat mencegah anak terserang dari penyakit lain. Pasalnya, 1,8 juta anak di bawah usia 5 tahun di dunia meninggal akibat diare dan pneumonia. 

Mencuci tangan dapat mengurangi jumlah orang yang sakit diare hingga 23 sampai 40 persen. Selain itu, dapat mengurangi penyakit diare pada orang yang sistem imunnya lemah hingga 58 persen.

Mencuci tangan juga dapat mengurangi penyakit pernapasan seperti batuk pada populasi umum sebesar 16 hingga 21 persen. Bagi anak sekolah, riset juga menunjukkan bahwa mencuci tangan dapat mengurangi ketidakhadiran para pelajar akibat penyakit gastrointestinal sebesar 29-57 persen.

Menurut Kemenkes, ada empat prinsip penting terkait mencuci tangan menggunakan sabun. Pertama, mencuci tangan hanya dengan air saja tidak cukup untuk mematikan kuman akibat penyakit. Kedua, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah cara yang paling efektif untuk terhindar dari segala virus, termasuk Covid-19.

Ketiga, mencuci tangan menggunakan sabun harus dilakukan selama 40 hingga 60 detik dengan mengikuti langkah yang baik dan benar. Keempat, mencuci tangan menggunakan sabun akan efektif ketika dilakukan di sarana terdekat, di saat waktu-waktu penting, dan dilakukan dengan benar.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait