Vaksinasi Covid-19 Sukses, Kinerja Erick Diapresiasi Masyarakat

Salah satu kinerja Erick yang sangat terasa bagi masyarakat adalah terkait program vaksinasi Covid-19.
Anshar Dwi Wibowo
8 Desember 2022, 18:55
Ketahanan kesehatan dipadukan dengan ketahanan energi dan pangan merupakan aspek yang sangat penting bagi kesejahteraan bangsa Indonesia ke depan.
Katadata
Ketahanan kesehatan dipadukan dengan ketahanan energi dan pangan merupakan aspek yang sangat penting bagi kesejahteraan bangsa Indonesia ke depan.

Poltracking merilis survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja Menteri, Kamis (8/12). Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Menteri dengan persentase kepuasan tertinggi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. 

Pengamat komunikasi Fatimah Ibtisam menilai, survei ini sebagai instrumen yang dapat menggambarkan dampak kinerja pemerintah bagi kepentingan masyarakat. Menurutnya, salah satu kinerja Erick yang sangat terasa bagi masyarakat adalah terkait program vaksinasi Covid-19. 

"Dari berbagai pencapaian, salah satu kinerja yang patut diapresiasi dari Menteri BUMN ini adalah gerakan vaksinasi masif Covid-19," ujar Fatimah Ibtisam dalam keterangan tertulis, Kamis (8/12).

Fatimah menjelaskan, sekitar 230 juta penduduk Indonesia merupakan target program vaksinasi Covid-19 yang berjalan sejak tahun 2021. Saat itu, program vaksinasi masih tampak sangat sulit bahkan mustahil, apalagi dengan kondisi geografis Indonesia. Namun, rancangan vaksinasi Covid-19 telah disiapkan Erick Thohir di tahun 2020. 

Advertisement

“Ketika itu dirinya ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri, pada penghujung 2020 vaksin telah tersedia bagi masyarakat Indonesia. Ketika itu Indonesia termasuk negara awal yang memperoleh vaksin," katanya.

Tak hanya itu, Erick juga dinilai sukses menyiapkan penunjang vaksin, yaitu sistem berbasis teknologi yang menyatukan data masyarakat, kesehatan, serta vaksinasi, yang kemudian diwujudkan dengan aplikasi Peduli Lindungi. 

Erick Thohir juga mendorong riset dan penelitian vaksinasi Covid-19, terutama yang dilakukan BUMN yang bergerak di bidang kesehatan untuk mengembangkan vaksin asli Indonesia, IndoVac. Dan pada akhir 2022, vaksin IndoVac sudah mulai didistribusikan.

"Kesiapan logistik dan kesiapan teknis di lapangan juga dipikirkan. Apalagi puluhan hingga ratusan ribu orang yang divaksin setiap harinya tersebar di berbagai wilayah. Dengan kedisiplinan tinggi, dalam waktu setahun, program vaksinasi  gratis Covid-19 menunjukkan hasil yang baik dan terus berlanjut," ujar Fatimah.

Saat ini capaian vaksin fase 1 mencapai 86.85 persen dari total penduduk Indonesia dan vaksin fase 2 sebesar 74.32 persen, sementara vaksin booster (dosis 3 dan 4) terus berjalan. Walau ada kekurangan dan tantangan dalam pelaksanaan, kata Fatimah, namun strategi vaksinasi dapat dikatakan sebagai titik terang dalam usaha penanganan Covid-19. 

Menurutnya, keberhasilan ini juga tentu tidak terlepas dari peran berbagai pihak. Ini seperti tenaga kesehatan, para pakar keilmuan dan riset, pengembang aplikasi, berbagai elemen dan organisasi masyarakat, pihak sekolah beserta pengajar, aparat keamanan, dan pemerintah pusat serta daerah.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait