Jangan Tunda Imunisasi Anak Selama Pandemi

Image title
7 Juni 2021, 12:05

Pandemi Covid-19 membuat berbagai tempat pelayanan kesehatan menjadi tempat yang ditakuti karena dianggap menjadi tempat penyebaran virus. Hal ini ternyata berdampak pada program imunisasi.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Yogi Prawira menjelaskan, selama setahun terakhir cakupan program imunisasi menurun drastis. Kunjungan anak ke Posyandu atau Puskesmas untuk vaksinasi beberapa penyakit menjadi terganggu akibat orang tua ragu membawa anaknya selama masa pandemi. Padahal ada banyak penyakit berbahaya yang bisa dilawan dengan imunisasi.

“Imunisasi itu untuk menghindari penyakit-penyakit yang berbahaya: TBC, difteri, polio, tetanus, campak. Itu kalau terkena dampaknya bisa macam-macam. Kita selama ini enggak banyak mendengar hal itu karena cakupan imunisasinya sudah baik,” tuturnya dalam dalam Katadata Forum Virtual Series "Menjaga Imunitas Anak Selama Masa Pandemi", Jumat (28/5).

Oleh sebab itu, Yogi menyarankan agar orang tua jangan menunda imunisasi yang perlu diberikan kepada anak. Mengingat situasi pandemi, ia juga memberikan beberapa tips saat kunjungan ke Puskesmas atau Posyandu terdekat.

Pertama upayakan mencari tempat pelayanan imunisasi yang dilakukan di area terbuka sehingga risiko penularan virus lebih kecil. Opsi lain dengan membuat janji dengan petugas layanan kesehatan yang memberi imunisasi sehingga interaksi dengan anak lain bisa diminimalisir. Terakhir, saat mengantar anak untuk program imunisasi sebaiknya cukup satu orang pendamping yang menemani.

Sementara bagi Posyandu atau Puskesmas diharapkan bisa memisahkan ruang tunggu  antara anak yang sehat dan sakit. Dengan begitu risiko saling menularkan virus bisa dikurangi. “Semakin ribet aturan atau protokolnya, seharusnya kita merasa semakin aman , bukan dipersulit,” ujar Yogi.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.