Lima Cara Atasi Gelisah Saat Pandemi Covid-19

Salah satu faktor yang menyebabkan munculnya gangguan ini karena pembatasan sosial yang diterapkan selama pandemi Covid-19.
Image title
8 Desember 2021, 11:39

Gangguan kecemasan atau kegelisahan bisa menjadi persoalan serius selama pandemi Covid-19. Salah satu faktor yang menyebabkan munculnya gangguan ini karena pembatasan sosial yang diterapkan selama pandemi. Berbagai aktivitas seperti bekerja dan bersekolah terpaksa dilakukan secara daring atau dari rumah. 

Mengutip Antara, menurut studi yang diterbitkan jurnal medis internasional Lancet pada Oktober lalu, pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan kecemasan dan depresi berat, terutama terjadi pada perempuan dan anak muda. 

Adapun menurut Alodokter, gangguan kecemasan umum adalah perasaan cemas atau khawatir yang muncul secara berlebihan dan tidak terkendali terhadap berbagai hal dan kondisi. Jika dibiarkan, kondisi ini akan mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya.

Beberapa gejala gangguan kecemasan yang umum dirasakan dan harus diwaspadai di antaranya:

  1. Munculnya rasa cemas dan khawatir yang berlebihan terhadap berbagai kondisi yang tidak khas.
  2. Munculnya pikiran yang berlebihan tentang rencana dan solusi untuk setiap kemungkinan terburuk yang belum tentu muncul.
  3. Mudah merasa tersinggung, gelisah, gugup, dan tersudut.
  4. Ragu-ragu, takut, dan sulit untuk mengambil suatu keputusan.
  5. Sulit berkonsentrasi.

Gangguan kegelisahan ini juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik. Beberapa di antaranya adalah selalu merasa lelah, mengalami gangguan tidur, sakit kepala, gemetar, keringat berlebihan, mual, sakit perut, hingga diare.

Untuk mencegah gangguan ini berdampak buruk bagi kesehatan mental, UNICEF Indonesia membagikan lima tips yang bisa dilakukan di rumah. 

Pertama, melakukan olah pernafasan. Tarik nafas secara rutin dapat meningkatkan pasokan oksigen ke otak dan dapat membantu tubuh lebih rileks. 

Kedua, tetap terhubung dengan berbicara kepada sahabat dan keluarga penting untuk membantu pemecahan masalah dan mengurangi stres. 

Ketiga, jangan lupakan asupan gizi seimbang dan istirahat yang cukup. Kedua komponen ini penting untuk menjaga tubuh agar tetap bugar. Jika tubuh dalam keadaan sehat, maka kecemasan dan perasaan kacau akan menghilang.
Keempat, melakukan hobi adalah salah satu cara untuk membuat suasana hati membaik. Terakhir, jika gejala kegelisahan berlanjut, jangan ragu untuk segera mencari layanan konseling profesional seperti psikolog.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.