Nasib Lansia hingga Penyebab Perempuan Hidup Lebih Lama

Aria W. Yudhistira
18 Januari 2023, 14:11
Warga lanjut usia (lansia) mengikuti senam bersama di Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (15/7/2022). Kegiatan senam bersama lansia yang diikuti ratusan warga lansia dari 27 kelurahan di Kota Madiun tersebut dimaksudkan untuk menjaga kebugaran para lansia.
ANTARA FOTO/Siswowidodo/hp.
Warga lanjut usia (lansia) mengikuti senam bersama di Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (15/7/2022).

Perlahan tapi pasti, struktur demografi Indonesia sedang mengarah ke penuaan penduduk. Pasca-2030, penduduk lanjut usia (lansia) mengalami peningkatan. Sementara penduduk usia produktif dan muda cenderung menurun.

World Population Prospects 2022 yang dirilis Badan Kependudukan PBB memproyeksikan, penduduk lansia (di atas 65 tahun) Indonesia akan mencapai 15% pada 2050. Proporsinya naik dari 6,9% pada 2022. 

Kondisi ini akan menimbulkan sejumlah konsekuensi. Mulai dari lapangan pekerjaan, kesehatan, jaminan pensiun, dan seterusnya. 

Apalagi lansia dan perempuan adalah kelompok yang paling terkena imbas ketika terjadi gejolak ekonomi. Sewaktu pandemi, penduduk lansia pun lebih rentan, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi. 

Katadata telah menerbitkan sejumlah catatan mengenai isu ini. Tulisan khas yang memadukan data dan analisis, serta visualisasi menarik. Berikut beberapa artikel tersebut: 

Tulisan ini menampilkan persoalan yang bakal dihadapi Indonesia di masa depan. Struktur penduduk yang berubah dengan komposisi lansia yang meningkat. Meski belum seekstrem Jepang, tetapi Indonesia perlu menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mengantisipasi ledakan penduduk tua ini. Baca selengkapnya di sini.

Di artikel ini dipaparkan mengenai pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19. Ekonomi memang mengalami pertumbuhan, tetapi perempuan, rumah tangga dengan banyak anak, disabilitas, serta para lansia lebih lambat untuk pulih. Pendapatan mereka belum sepenuhnya normal seperti sebelum pandemi. Baca selengkapnya di sini.

Artikel ini mengangkat persoalan-persoalan yang dihadapi para lansia pada awal pandemi Covid-19. Beban mereka bertambah berat. Selain lebih berisiko terpapar penyakit, mereka kesulitan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Baca selengkapnya di sini.

Bacaan bonus

Tulisan ini berangkat dari lelucon yang banyak bertebaran di media sosial mengenai mengapa usia hidup laki-laki lebih pendek. Namun tulisan ini tidak sekadar mengelaborasi berbagai lelucon atau meme tersebut. Ada sejumlah alasan yang mungkin menjadi jawabannya, tentunya kami sampaikan berdasarkan data. Baca selengkapnya di sini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait