Belanja Online Terbesar di Dunia 11.11 Alibaba Bidik 500 Juta Konsumen

Festival belanja Alibaba yang berlangsung pada 11 November 2019 selama 24 jam tersebut diikuti 200 ribu merchant yang akan menawarkan 1 juta produk baru.
Aria W. Yudhistira
Oleh Aria W. Yudhistira
10 November 2019, 12:43
Alibaba, Festival Belanja Alibaba, e-commerce
Katadata | Muchamad Nafi
Global Shopping Festival Alibaba Group 2018

Alibaba Group kembali menggelar festival belanja online tahunannya Global Shopping Festival 11.11. Sesuai namanya, festival belanja online terbesar di dunia tersebut akan diselenggarakan pada 11 November 2019 di Hangzhou, Tiongkok dan akan berlangsung selama 24 jam. Jurnalis Katadata.co.id, Aria Wiratma, turut mereportasekan dan menyaksikan langsung hajatan yang dipusatkan di Hangzhou tersebut.

Tahun lalu, festival serupa berhasil mencatat nilai penjualan kotor atau Gross Merchandise Value (GMV) sebesar 213,5 miliar yuan atau sekitar Rp 427,7 triliun. Tahun ini, Alibaba menargetkan sebanyak 500 juta orang berbelanja dalam festival ini, meningkat 100 juta dari tahun lalu.

Festival ini diikuti 200 ribu merchant yang akan menawarkan 1 juta produk baru. Sebanyak 22 ribu merchant merupakan pedagang dari luar Tiongkok, termasuk Indonesia. Tahun ini festival mengusung tema “New Consumption”, “New Business”, dan “Green Society”.

(Baca: Siasat Pengganti Jack Ma Capai 1 Miliar Pengguna Alibaba pada 2024)

Menurut Jiang Fan, President Tmall dan Taobao (situs e-commerce Alibaba Group), festival ini bertujuan untuk memacu permintaan sekaligus gaya hidup konsumen domestik Tiongkok. “Kami mendukung merchant di Tiongkok dan seluruh dunia membangun bisnis melalui inovasi berbasis data dan consumer insight,” kata dia.

Dalam pandangan Alibaba, konsumen perlu mendapatkan rekomendasi, serta dapat berinteraksi langsung secara personal. Maka itu, festival ini menggandeng sekitar 2 ribu influencer untuk berpartisipasi mempromosikan produknya dengan melakukan live streaming melalui berbagai platform milik Alibaba.


Influencer yang telah memanfaatkan cara ini antara lain Kim Kardashian West saat mempromosikan parfum terbarunya KKW Fragrance. Dia berhasil menarik 13 juta penonton di live streaming pada 6 November lalu.Sumber: Alibaba

Berdasarkan data firma konsultan Deloitte, Tiongkok memiliki pasar live streaming terbesar dunia. Tahun lalu, dari ruang interaktif visual ini menghasilkan penjualan senilai 4,4 miliar yuan. Disebutkan ada total sekitar 456 juta orang yang menyaksikan live streaming.

Pada festival tahun ini, Alibaba menyiapkan enam ruangan live streaming di kampus Alibaba Xixi. Keenam ruang tersebut akan dikelola oleh enam brand Alibaba yakni Lazada, Taobao, Tmall Global, Fliggy, AliExpress, dan Kaola.

(Baca: Pengguna Capai 785 Juta, Pendapatan Alibaba Tembus Rp 233,1 Triliun)

Tiongkok memang sedang menggencarkan konsumsi masyarakat untuk menggenjot pertumbuhan ekonominya. Pada tahun lalu, data CEIC menyebutkan konsumsi rumah tangga di Tiongkok mencapai 39,4% dari produk domestik bruto (PDB) yang sebesar US$ 13,6 triliun.

Tak hanya di kota-kota besar, peningkatan belanja juga terjadi di kota-kota kecil di Tiongkok. Ini terlihat dari kenaikan jumlah pengguna aktif situs Taobao. Hingga Juni 2019, terdapat 266 juta pengguna aktif bulanan yang berlangsung sejak dua tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 70% berasal dari kota-kota kecil.

Chris Tung, Chief Marketing Officer Alibaba Group, mengatakan segmen konsumen di kota-kota kecil telah menjadi fokus Alibaba. Alibaba akan mendukung digitalisasi pebisnis dan pabrik di kota-kota kecil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kemampuan interaksi dengan konsumen.

“Mereka diberi akses kepada analytics, teknologi Internet of Things, dan berbagai perangkat pemasaran,” ujarnya. 

Video Pilihan

Artikel Terkait