Proyek Trans-Sumatera Ditargetkan Siap dalam Dua Bulan

Semua sertifikat tanah yang termasuk dalam wilayah proyek dilarang dipindahtangankan kepemilikannya
Aria W. Yudhistira
23 Februari 2015, 15:44
Katadata
KATADATA
Pemerintah menargetkan konstruksi jalan tol trans-Sumatera siap dimulai dalam dua bulan ke depan.

KATADATA ? Pemerintah menargetkan proyek pembangunan jalan tol trans-Sumatera bisa dimulai dalam dua bulan ke depan. Pemerintah telah mencadangkan dana sebesar Rp 110 miliar untuk pembebasan lahan.

Dana tersebut berasal dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ?Itu bagian dari Rp 5 triliun yang dialokasikan untuk pengadaan tanah Pekerjaan Umum,? kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/2).

Masih ada ruas yang belum dibebaskan, seperti Bakauheni-Terbanggi Besar. Sementara untuk jalur Kayuagung-Palembang-Betung pembebasan lahannya sudah 100 persen. ?Tinggal pengadaan, lelang oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Dokumen pembebasan lahan sudah kami serahkan ke Gubernur beberapa pekan lalu,? kata dia.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo akan membentuk dua tim untuk pembebasan lahan di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Tim pertama di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, sedangkan tim kedua di Kabupaten Pesawaran.

Advertisement

?Karena target dalam satu dua bulan ini sudah dimulai. Jadi kami akan bentuk tim di lapangan untuk kejar terus,? ujar dia. Ada sekitar 2.100 hektare yang harus dibebaskan, mengingat lebar jalan tol tersebut mencapai 120 meter.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry M. Baldan akan mengeluarkan surat edaran agar semua sertifikat tanah yang termasuk dalam wilayah proyek tersebut dilarang dipindahtangankan kepemilikannya. Ini untuk mencegah munculnya spekulan yang mengambil keuntungan dari proyek tersebut.

?Freeze (bekukan) itu semua sertifikat yang ada, baik hak milik, HGU (Hak Guna Usaha) maupun HGB (Hak Guna Bangunan). Tidak  boleh diambil alih kepemilikan oleh siapapun,? ujar dia.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya akan membantu jika proyek tersebut melalui kawasan hutan. Pihaknya akan menyelesaikan masalah tersebut  dengan memberikan catatan konstruksi.

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait