Pengumuman Presiden Merontokkan Saham Emiten Semen

Harga semen yang diproduksi badan usaha milik negara BUMN turun sebesar Rp 3000 per sak
Aria W. Yudhistira
16 Januari 2015, 15:34
IHSG
Arief Kamaludin|KATADATA
Harga saham emiten semen rontok setelah presiden mengumumkan penurunan harga semen.

KATADATA ? Saham emiten semen langsung rontok setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan penurunan harga tiga komoditas. Ketiga komoditas tersebut antara lain, bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar, elpiji 12 kg, dan semen. 

?Premium, mulai nanti minggu malam pukul 24.00 WIB atau Senin 00.00 WIB, harga premium turun menjadi Rp 6.600 per liter, harga solar turun menjadi Rp 6.400 per liter,? kata Presiden Joko Widodo di halaman Istana Negara, Jumat (16/1) seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Adapun harga elpiji, menurut Presiden, turun menjadi Rp 129.000, dan harga semen yang diproduksi badan usaha milik negara (BUMN) turun sebesar Rp 3.000 per sak.

Dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia hingga pukul 15.11, harga saham PT Semen Indonesia Tbk merosot hingga 650 poin atau 4,01 persen. Padahal pada perdagangan sesi pagi, harga saham emiten berkode SMGR tersebut sempat naik 125 poin atau 0,8 persen.

Advertisement

Begitu pula dengan saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk yang tercatat turun Rp 1.150 atau 4,63 persen. Saat penutupan perdagangan sesi pertama, saham emiten berkode INTP itu sempat naik hingga 2,4 persen.

Penurunan serupa terjadi pada saham PT Holcim Indonesia Tbk yang turun tipis 5 poin atau 0,3 persen. 

Reporter: Aria W. Yudhistira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait