Penerimaan Bea dan Cukai Tak Capai Target

Hingga November penerimaan bea dan cukai baru mencapai Rp 1415 triliun
Aria W. Yudhistira
24 Desember 2014, 11:04
Katadata
KATADATA
Penerimaan dari bea dan cukai diperkirakan meleset dari target pada tahun ini.

KATADATA ? Realisasi pendapatan Bea dan Cukai tahun ini diperkirakan tidak mencapai target. Pungutan bea dan cukai diperkirakan hingga akhir 2014 mencapai 92,8 persen dari target Rp 173,7 triliun. Capaian tersebut akan mempengaruhi target penerimaan negara dari sektor perpajakan.

?Ini karena harga komoditas jatuh dan kemudian mineral eksportasi dilarang,? ujar Direktur Penerimaan dan Peraturan Bea dan Cukai Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Susiwijono Moegiarso di Jakarta, Selasa (23/12).

Hingga November penerimaan bea dan cukai baru mencapai Rp 141,5 triliun. Capaian tersebut terdiri dari pungutan cukai sebesar Rp 101,48 triliun, bea masuk Rp 29,28 triliun, dan pungutan bea keluar sebesar Rp 10,72 triliun.

APBN-P 2014 menargetkan penerimaan melalui bea masuk ditargetkan sebesar Rp 35,7 triliun dan bea keluar Rp 20,6 triliun. Sementara itu penerimaan pungutan cukai ditargetkan Rp 117,5 triliun.

Advertisement

Susiwijono memproyeksikan hingga akhir tahun setoran dari pungutan cukai masih akan mencapai target. Hingga akhir tahun pungutan cukai diperkirakan bisa mencapai Rp 118,1 triliun atau 100,6 persen. Sementara itu penerimaan dari sisi kepabeanan diperkirakan tidak akan mencapai target.

Selain itu, Susiwijono juga mengungkapkan realisasi bea masuk juga cukup rendah karena beberapa kebijakan dalam upaya kinerja menekan impor. Nilai impor tercatat menurun sebesar 4,05 persen secara year on year.

Reporter: Petrus Lelyemin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait