Waspadai Perlambatan Ekonomi Global

Perang dagang dan ketegangan politik di sejumlah negara dikhawatirkan mempengaruhi perekonomian global.
Dwi Hadya Jayani
25 November 2019, 07:52

Bank Dunia dalam laporannya yang bertajuk Weathering Growing Risk 2019 mengingatkan negara-negara berkembang di kawasan Asia Pasifik. Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta ketegangan politik di sejumlah negara seperti di Hong Kong dapat menyebabkan perlambatan ekonomi dan permintaan global.

(Baca: Wabah Resesi Ancam Ekonomi Global)

Selain itu, beberapa negara di Asia Pasifik perlu mewaspadai terhadap peningkatan utang. Hal ini dinilai dapat membatasi penggunaan ruang kebijakan fiskal dan moneter untuk mengurangi dampak perlambatan.

(Baca: Perang Dagang AS-Tiongkok Ancam Resesi Singapura)

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 diproyeksikan sebesar 5 persen, melambat dari 2018 yang sebesar 5,2 persen. Proyeksi ini lebih rendah dari target APBN yang sebesar 5,3 persen.

(Baca: Daya Saing Ekonomi Indonesia Turun)

Selain Indonesia, hampir seluruh negara berkembang di Asia Pasifik mengalami perlambatan. Secara akumulasi, pertumbuhan ekonomi di negara berkembang Asia Pasifik diproyeksikan melambat dari 6,3 persen pada 2018 menjadi 5,8 persen.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.