NU Condong ke Jokowi, Muhammadiyah Pilih Prabowo

Survei memperlihatkan kecenderungan pemilih di dua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam terbesar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Image title
Oleh Tim Redaksi
8 Maret 2019, 07:01

Survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan adanya pergeseran peta pemilih muslim selama masa kampanye pemilihan presiden (pilpres). Survei tersebut juga memperlihatkan kecenderungan pemilih di dua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam terbesar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Pemilih yang berasal dari NU diketahui cenderung memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Pada Agustus 2018, responden NU yang memilih pasangan ini sebesar 62 persen. Jumlah tersebut meningkat menjadi 64 persen pada Februari 2019. Sebaliknya, yang memilih pasangan Prabowo-Sandiaga Uno justru cenderung turun dari 29 persen menjadi 28 persen.

Begitu halnya di Muhammadiyah. Pada Agustus 2018 terdapat 50 persen anggota Muhammadiyah yang memilih Jokowi. Namun jumlahnya turun menjadi 33 persen pada Februari 2019. Sementara yang memilih Prabowo mengalami peningkatan dari 35 persen menjadi 62 persen.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.