Modal Domestik Topang Investasi Kala Pandemi

Investasi asing mengalami penurunan akibat ketidakpastian dan dampak ekonomi seiring pandemi Covid-19.
Andrea Lidwina
24 April 2020, 08:29

Realisasi investasi pada kuartal I-2020 meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019. Kenaikan itu ditopang oleh modal domestik, yakni dari Rp 87,2 triliun menjadi Rp 112,7 triliun. Sedangkan, investasi asing merosot 9,2 persen, menjadi Rp 98 triliun.

(Baca: Mewaspadai Ancaman Krisis Ekonomi Panjang Imbas Pandemi Corona)

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan meningkatnya penanaman modal dalam negeri (PMDN) disebabkan kepercayaan investor domestik yang mulai membaik terhadap kebijakan pemerintah. Sementara penurunan penanaman modal asing (PMA) akibat ketidakpastian dan dampak ekonomi seiring pandemi Covid-19.

Adapun, sebagian besar PMA di Indonesia masih terpusat di Pulau Jawa. Sebanyak 23,4 persen diinvestasikan di sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi. Negara yang jadi investor terbesar pada periode ini adalah Singapura (40 persen). (Baca: Modal Bermasalah, Bank Banten bakal Dimerger dengan BJB)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.