Teknologi untuk Lawan Covid-19

Sebanyak 55 teknologi buatan dalam negeri disiapkan untuk menghadapi pandemi Covid-19, antara lain alat tes, ventilator, hingga robot perawat.
Andrea Lidwina
27 Mei 2020, 14:45

Pemerintah meluncurkan 55 teknologi buatan dalam negeri untuk menangani pandemi Covid-19. Sebagian besar dari teknologi tersebut merupakan hasil kerja sama antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan BUMN.

(Baca: Asal Usul Virus Corona Masuk ke Indonesia)

Beberapa di antaranya digunakan untuk uji spesimen, seperti alat tes cepat dengan serum darah (RDT Kit IgG/IgM) serta alat tes swab hidung dan tenggorokan (RT-PCR Test Kit). Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga membuat laboratorium bergerak biosafety level 2 sehingga mudah berpindah antardaerah.

(Baca: Kunci Sukses 5 Negara Lawan Corona)

Sementara itu, sejumlah perguruan tinggi menciptakan teknologi yang membantu tenaga dan fasilitas kesehatan. Misalnya robot perawat pasien Covid-19 bernama RAISA dari ITS dan Universitas Airlangga, lalu APD dengan respirator pemurni udara dari Universitas Indonesia. ITB dan Universitas Padjajaran membuat ventilator portabel bernama Vent-I, yang akan diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI)

(Baca: Posisi Kesiapan Indonesia di Dunia Hadapi Ledakan Covid-19)

Untuk obat-obatan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kalbe Farma mengembangkan imunomodulator herbal, yakni obat penambah imun tubuh dari tanaman herbal, salah satunya ekstrak jahe merah.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.