RI Tujuan Relokasi Pabrik Perusahaan Dunia

Indonesia dianggap sebagai pasar yang strategis, serta memiliki tarif yang kompetitif baik biaya pabrik maupun tenaga kerja.
Image title
Oleh Yosepha Pusparisa
6 Juli 2020, 06:53

Tujuh perusahaan global berencana merelokasi pabriknya ke tanah air. Total investasi ketujuh perusahaan tersebut diperkirakan mencapai US$ 850 juta atau Rp 12,2 triliun dengan kurs Rp 14.400/USD. Relokasi ini berpotensi membuka 30 ribu lapangan pekerjaan.

(Baca: Proyeksi Ekonomi RI Melesat Tahun Depan)

“Saya senang, dan sudah pasti ini yang tujuh,” ujar Presiden Joko Widodo di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah pada Selasa (30/6). (Baca: 33 Perusahaan Keluar dari Tiongkok, Tak Satu pun ke Indonesia)

Sebanyak lima dari tujuh perusahaan merelokasi pabriknya dari Tiongkok, seperti Panasonic dan Kenda Tire. Sisanya, LG Electronics yang berpindah dari Korea Selatan serta Denso dari Jepang juga memastikan untuk beralih ke Indonesia.  

(Baca: Kamboja Pesaing Baru RI untuk Investasi Asing)

Penyerapan tenaga kerja tiap perusahaan berbeda-beda, berkisar dari 1.050 orang hingga 8.000 orang. Penawaran nilai investasi juga tak sama, sekitar US$ 14 juta atau Rp 201,5 miliar sampai US$378 juta yang setara dengan Rp 5,4 triliun.

(Baca: Vietnam Rebut Mayoritas Investasi yang Relokasi dari Tiongkok)

Korporasi global menilai murahnya tarif produk impor Indonesia ke Amerika Serikat mendorong rencana relokasi pabrik ke Indonesia. Selain itu, Indonesia dianggap memiliki posisi yang strategis, baik dari segi kondisi pasar serta biaya pabrik dan tenaga kerja.