Covid-19 Menjatuhkan Ekonomi Asia Tenggara

Berkurangnya aktivitas masyarakat selama pandemi menyebabkan kinerja pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara mengalami kontraksi. Hanya Vietnam yang tercatat masih tumbuh positif.
Dwi Hadya Jayani
26 Agustus 2020, 12:09

Pandemi Covid-19 yang mulai merebak sejak awal tahun ini tak hanya berdampak ke bidang kesehatan. Kinerja ekonomi global pun meredup seiring berkurangnya aktivitas masyarakat.

Perlambatan ekonomi terjadi di semua negara, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Mayoritas negara mencatatkan pertumbuhan negatif pada kuartal II-2020.

Dari enam negara yang sudah mengumumkan kinerjanya, hanya Vietnam yang masih mampu mencatat pertumbuhan positif. Keberhasilan Vietnam mengendalikan penyebaran Covid-19 dinilai dapat mempercepat pemulihan ekonomi.

Sementara itu, Malaysia menjadi negara yang mengalami kontraksi paling mendalam di antara negara lainnya. Malaysia menerapkan karantina wilayah terbatas (lockdown partial) secara menyeluruh di negaranya. Pada kuartal II 2020, ekonomi Malaysia turun -17,1%.

Adapun Indonesia memiliki pertumbuhan -5,32% secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2020. Semua komponen produk domestik bruto (PDB) tercatat mengalami penurunan kinerja.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.