Pilkada di Musim Corona

Kurang patuhnya para peserta Pilkada terhadap protokol kesehatan dikhawatirkan menimbulkan klaster baru kasus positif corona.
Dwi Hadya Jayani
Oleh Dwi Hadya Jayani
10 September 2020, 16:27

Penyelenggaraan Pilkada dikhawatirkan menjadi ajang penyebaran Covid-19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) melansir sekitar 46 bakal calon positif yang tersebar di berbagai daerah mengidap penyakit yang belum ada obatnya tersebut.

Sementara itu, sebanyak 96 anggota panitia pengawas pemilu (Panwaslu) di Boyolali, Jawa Tengah diketahui tertular Covid-19. Penularan terjadi saat bertugas pengawasan langsung, yaitu pada tahapan pencocokan dan penelitian.

Kurang patuhnya para peserta Pilkada terhadap protokol kesehatan dikhawatirkan menimbulkan klaster baru kasus positif corona. Hal ini lantaran banyak peserta dan para pendukungnya yang mengabaikan prinsip jaga jarak dalam melakukan arak-arakan dan kampanye terbuka.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.