Dokter Berguguran di Masa Pandemi

Sejak Juli 2020, sekurangnya ada satu dokter meninggal setiap harinya.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
14 September 2020, 13:50

Jumlah dokter yang meninggal akibat Covid-19 terus meningkat. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat jumlah dokter yang meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut sebanyak 111 orang hingga Jumat (11/9).

Sejak Juli 2020, sekurangnya satu dokter meninggal setiap harinya. Rinciannya, 30 dokter meninggal dunia pada Juli, 31 dokter pada Agustus, dan 11 dokter hingga 11 September 2020.

Banyaknya dokter yang meninggal dunia tersebut sejalan dengan meningkatnya kasus positif corona di Indonesia. Hal tersebut lantas membuat jumlah pasien rawat inap di rumah sakit menjadi meningkat. Alhasil, para dokter harus bekerja ekstra untuk menangani para pasien hingga menyebabkan mereka kelelahan.

"Saat ini rata-rata dokter masih bekerja di atas delapan jam per hari," kata juru bicara IDI Halik Malik kepada Katadata.co.id, Jumat (11/9).

Faktor lain penyebab banyaknya dokter meninggal dunia, yakni kualitas dan kuantitas alat pelindung diri (APD) yang masih minim. Selain itu, belum ada tes polymerase chain reaction (PCR) bagi dokter secara berkala.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.