Tak Ada yang Kebal Covid-19

Covid-19 tidak mengenal usia dan jenis kelamin, bahkan mayoritas yang terkena adalah usia produktif baik laki-laki maupun perempuan.
Dwi Hadya Jayani
Oleh Dwi Hadya Jayani
23 Oktober 2020, 06:48

Salah satu penyebab masih tingginya kasus aktif Covid-19 di tanah air adalah kurang disiplinnya masyarakat melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan berdasarkan survei KedaiKOPI, terdapat 26,5% penduduk di Jakarta yang merasa kebal terhadap penyakit yang belum ada obatnya itu.

Masih tingginya persepsi masyarakat yang mengingkari Covid-19 dikhawatirkan memperlemah upaya penanganan pandemi. Apalagi Covid-19 tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Data pemerintah pun mencatat semua rentang usia rentan terinfeksi, baik laki-laki maupun perempuan. Bahkan mayoritas yang terkena adalah usia produktif antara 19-59 tahun.

Dari survei tersebut juga diketahui, masih terdapat 35,3% responden yang menilai Covid-19 saat ini bukanlah ancaman Indonesia dibandingkan enam bulan yang lalu. Survei KedaiKOPI diselenggarakan pada 8-10 Oktober 2020 terhadap pekerja kantor di Jakarta berusia di atas 17 tahun. Responden yang dilibatkan sebanyak 803 orang.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan