Krisis Rumah Sakit Covid-19

Tingginya tingkat okupansi tempat tidur di rumah sakit seiring meningkatnya kasus positif Covid-19 di tanah air.
Dimas Jarot Bayu
9 Januari 2021, 08:55

Kapasitas tempat tidur isolasi dan unit perawatan intensif (ICU) rumah sakit (RS) untuk perawatan pasien penderita virus corona Covid-19 di Indonesia semakin menipis. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 7 Januari 2021, rasio tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) isolasi dan ICU RS telah mencapai 63,14%. (Baca: Pembatasan Aktivitas di Jawa-Bali karena Darurat Covid-19)

Rasio tersebut didapatkan dari jumlah kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU sebesar 70.833 unit dibagi jumlah pasien corona yang dirawat inap sebesar 44.724 orang. Adapun, BOR RS Indonesia lebih tinggi dari yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 60%. (Baca: Potensi Bahaya Penyebaran Varian Baru Corona di Indonesia)

Berdasarkan wilayahnya, Yogyakarta menjadi provinsi dengan BOR RS tertinggi, yakni mencapai 84%. Urutan kedua ditempati Banten dengan BOR RS mencapai 80%. Jawa Timur dan Jawa Barat menyusul di posisi berikutnya dengan BOR RS masing-masing sebesar 74%.

Kemudian, BOR RS di Jawa Tengah dan Jakarta telah mencapai 71%. Di Sulawesi Selatan, BOR RS tercatat sebesar 68%. BOR RS di Kalimantan Selatan mencapai 66%. Sedangkan, BOR RS di Lampung dan Sulawesi Tengah masing-masing sebesar 61% dan 57%. (Baca: Indonesia Darurat Ruang Perawatan Covid-19)

Peningkatan BOR RS terjadi seiring dengan meningkatnya kasus corona di Indonesia. Hingga Jumat (8/1), Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus corona sebanyak 803.340 orang. Dari jumlah tersebut, ada 117.704 kasus aktif atau 14,6% dari total kasus corona.

Selain itu, rasio positivitas (positivity rate) corona di Indonesia masih tinggi. Pada Jumat (8/1), positivity rate corona secara harian tercatat sebesar 24,92%. Sedangkan secara kumulatif, positivity rate corona sebesar 15,56%.

Hal lain yang menjadi faktor melonjaknya BOR RS adalah masih rendahnya upaya pemeriksaan dan pelacakan corona di Indonesia. Hingga Kamis (7/1), KawalCovid-19 mencatat rata-rata jumlah tes dalam sepekan terakhir hanya sebanyak 34.009 orang. (Baca: Anak di Indonesia Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19)

Sedangkan, rasio lacak isolasi (RLI) di Indonesia tercatat baru 1,36 poin. Idealnya, skor RLI mencapai 30 poin.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan