Prospek Vaksin Produksi Dalam Negeri

Bibit vaksin merah putih direncanakan diserahkan ke Bio Farma pada Maret tahun ini.
Image title
2 Maret 2021, 10:17

Indonesia masih berkutat mengembangkan vaksin Covid-19 sendiri. Saat ini ada dua kandidat vaksin yang tengah menjalani serangkaian penelitian adalah vaksin Nusantara dan vaksin Merah Putih.

Vaksin Merah Putih mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Saat ini, vaksin yang dikembangkan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman menunjukkan perkembangan yang paling cepat. Hingga kini telah berada di tahap uji praklinis dan diperkirakan mampu menyerahkan bibit vaksin kepada PT Bio Farma pada Maret 2021.

Sementara itu, mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menginisiasi vaksin Nusantara. Vaksin yang awalnya dikenal dengan Joglosemar ini berhasil melewati uji klinis fase I dan mulai menginjak uji klinis fase II.

Metode pembuatan vaksin Nusantara kerap jadi sorotan, sebab memanfaatkan sel dendritik yang dipisahkan dari sel darah putih. Sel yang diransang dengan antigen virus SARS-CoV-2 di luar tubuh kemudian akan disuntikkan kembali ke tubuh.

“Mudah-mudahan ada percepatan karena untuk vaksin ini harus ada extraordinary agar negara kita bisa sejajar dengan negara-negara produksi vaksin, hanya platform kita berbeda,” ujar Terawan di RSUP dr. Kariadi Semarang, Selasa (16/2).

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan