Petaka di Kilang Balongan

Kilang Balongan punya kapasitas produksi 150 ribu barel per hari. Kilang ini mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas di Riau menjadi BBM.
Andrea Lidwina
Oleh Andrea Lidwina
1 April 2021, 08:29

Kilang Balongan, salah satu unit pengolahan minyak utama milik Pertamina, terbakar pada Senin, 29 Maret 2021. Belum diketahui penyebab terbakarnya empat tangki di kilang yang terletak di Kecamatan Balongan, Indramayu tersebut. Namun terjadi hujan deras yang disertai petir mengguyur lokasi saat kejadian.

Pertamina segera mematikan (normal shutdown) operasional kilang untuk mengendalikan arus minyak dan mencegah kebakaran meluas. Meski begitu, pasokan BBM ke masyarakat masih berjalan normal. Pertamina memiliki stok bahan bakar yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga 20-28 hari ke depan.

Titik api berhasil dipadamkan pada Rabu, 31 Maret 2021 pukul 14.35 WIB. Namun, kejadian ini mengakibatkan 35 orang mengalami luka ringan dan berat, kemudian 932 orang dievakuasi ke Islamic Center, GOR Bumi Patra, dan Pendopo Kabupaten Indramayu.

Kilang Balongan punya kapasitas produksi 150 ribu barel per hari. Kilang ini mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas di Riau menjadi BBM (Premium, Pertamax, Pertamina DEX, Solar, dan minyak tanah), non-BBM (LPG), dan petrokimia (propylene). Kemudian, BBM dipasok ke DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.