Kasus Covid-19 Anak Semakin Tinggi

Kasus Covid-19 anak-anak terus meningkat. Masyarakat perlu waspada dan menghindari kegiatan anak-anak di luar rumah.
Andrea Lidwina
24 Juni 2021, 11:15

Kasus Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun semakin meningkat di Indonesia. Proporsi kasus aktifnya tercatat sebesar 13,5% hingga Senin, 22 Juni 2021. Angka itu bahkan lebih besar dari lansia yang sebesar 11,2%. 

Di DKI Jakarta, sebanyak 16% dari jumlah kasus baru pada 17 Juni 2021 pun terjadi pada anak. Rinciannya, sebanyak 144 kasus pada usia 0-5 tahun dan 517 kasus pada usia 6-18 tahun. (Baca: Kontroversi Ivermectin untuk Obat Covid-19)

Penyebab dari kenaikan kasus pada anak adalah penularan dari orang dewasa yang beraktivitas di luar rumah. Kemudian, rumah sakit belum menyediakan fasilitas perawatan yang optimal dan belum ada vaksin yang bisa digunakan untuk anak.

Karena itu, anak diimbau melakukan semua kegiatan, seperti sekolah dan les, secara online. Mereka juga tidak perlu bepergian ke luar rumah, kecuali mendesak. Jika harus bepergian, tempat tujuan sebaiknya memiliki ventilasi terbuka dan tidak ramai orang. (Baca: Benarkah Lockdown Saat Lonjakan Covid-19 Akan Merobohkan Ekonomi?)

Pencegahan penularan virus corona pada anak juga bisa dilakukan orang tua. Mereka harus selalu mematuhi protokol kesehatan dan segera mendapatkan vaksin. 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.