Mandi Boraks untuk Detoks Tubuh dari Corona, Amankah?

Vaksinasi masih menjadi cara yang paling ampuh untuk mencegah keparahan akibat virus corona.
Cindy Mutia Annur
22 November 2021, 08:10

Seorang dokter osteopati di Amerika Serikat, Carrie Madej, mengklaim dalam sebuah video bahwa orang dapat “mendetoks” tubuh mereka dari racun yang tersisa setelah vaksinasi Covid-19 dengan cara mandi boraks. Ramuan mandi boraks terdiri dari garam epsom, soda kue, tanah liat bentonit, dan boraks.

Berdasarkan penelusuran Katadata.co.id, tidak ada bukti bahwa mandi boraks dapat mendetoksifikasi tubuh dari vaksin Covid-19. Apalagi, vaksin yang telah disuntikkan akan langsung masuk ke dalam tubuh, bukan hanya tinggal di kulit.

Direktur Medis Pencegahan dan Pengendalian Infeksi untuk Sistem Kesehatan Universitas Kansas, Dana Hawkinson, mengatakan bahwa penggunaan boraks untuk mandi berpotensi menyebabkan kaustik dan berbahaya. “Ini (mandi boraks) tidak ada yang didukung oleh sains atau data atau apapun yang sifatnya seperti itu,” ujar Hawkinson dikutip dari South China Morning Post, Minggu 14 November 2021.

Perlu diketahui, boraks atau sodium tetraborate mengandung boron, natrium, dan oksigen. Zat ini biasanya digunakan untuk menghilangkan noda atau jamur, pembersih rumah tangga, membunuh serangga, hingga menetralisir bau.

Laporan Institut Kesehatan Nasional (NIH) Amerika Serikat menunjukkan, boraks dapat mengiritasi kulit, menyebabkan kerusakan hidung, tenggorokan, paru-paru jika terhirup dan dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare jika tertelan. Bahkan, boraks juga dapat merusak organ reproduksi hingga gagal hati jika seseorang terlalu banyak terpapar zat tersebut.

Adapun kaum anti-vaksin (anti-vaxxers) turut meramaikan rumor serupa. Mereka merekomendasikan segala macam ritual supaya masyarakat mengikuti ajakan mereka untuk menolak mandat vaksinasi.

Padahal, vaksinasi penting dilakukan untuk mencegah angka kesakitan dan kematian akibat corona. Atas dasar itu, masyarakat diimbau untuk mengikuti program vaksinasi yang tengah berjalan.

Konten cek fakta ini kerja sama Katadata dengan Google News Initiative untuk memerangi hoaks dan misinformasi vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia.

google news initiative x katadata

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.