Penduduk Indonesia Makin Bahagia

Penduduk di perkotaan maupun perdesaan cenderung sama bahagia. Begitu juga antara laki-laki dan perempuan. Namun semakin tinggi penghasilan, merasa lebih bahagia.
Image title
11 Januari 2022, 14:40

Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis laporan indeks kebahagiaan berdasarkan hasil survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan Indonesia. Indeks tersebut pertama kali dirilis pada 2014, dan diperbarui setiap tiga tahun.

Dari tiga kali survei tersebut menunjukkan, penduduk Indonesia cenderung semakin bahagia. Ini tecermin dari skor indeks kebahagiaan mencapai 71,49 pada 2021. Angkanya lebih tinggi dari dua survei sebelumnya, yakni 68,28 pada 2014 dan 70,69 pada 2017.

Jika dilihat berdasarkan klasifikasi wilayah, penduduk perkotaan dan perdesaan sama-sama semakin bahagia. Itu terlihat dari skor indeks kebahagian penduduk perkotaan sebesar 71,73 dan perdesaan 71,17 pada 2021.

Angka tersebut juga menunjukkan peningkatan jika dibandingkan pada 2014 dan 2017. Meski demikian, penduduk perkotaan memiliki indeks kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan perdesaan sejak 2014. 

Sama halnya jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, penduduk laki-laki dan perempuan sama-sama semakin bahagia. Indeks kebahagian penduduk laki-laki dan perempuan pada 2021 lebih tinggi dengan besaran masing-masing 71,96 dan 71,04.

Namun, penduduk laki-laki memiliki nilai indeks kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Kondisi ini konsisten terjadi sejak 2014.

Berdasarkan status perkawinan, penduduk yang menikah memiliki indeks kebahagiaan terbesar, yakni 72,1 pada 2021. Nilai tersebut meningkat dibandingkan pada 2017 yang sebesar 71,09.

Sementara itu, penduduk yang belum menikah pada 2017 tercatat sebagai penduduk dengan indeks kebahagiaan tertinggi. Pada 2017 nilainya sebesar 71,53 dan meningkat menjadi 71,58 pada 2021. Namun, peningkatannya lebih kecil daripada penduduk yang menikah.

Menurut kelompok umur, penduduk dengan kelompok umur 25-40 tahun atau generasi milenial memiliki nilai indeks kebahagiaan sebesar 72,39 pada 2021, paling tinggi dibandingkan kelompok umur lainnya. Ini berarti generasi milenial paling bahagia diantara generasi lainnya.

Kemudian menurut tingkat pendidikan, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin tinggi pula tingkat kebahagiaannya. Ini terlihat dari skor indeks kebahagiaan penduduk yang tidak pernah sekolah paling rendah, hanya 66,94 pada 2021, sementara penduduk lulusan S2/S3 mencapai 82,16. Kondisi ini juga terjadi pada 2014 dan 2017.

Selain itu, kebahagiaan seseorang juga dipengaruhi dari penghasilan yang diterimanya. Seseorang lebih bahagia jika penghasilan yang diterimanya tinggi. Tingkat kebahagiaan penduduk dengan pendapatan di bawah Rp 1,8 juta hanya 67,99 pada 2021. Sementara, penduduk berpendapatan di atas Rp 7,2 juta mencapai 77,15.

Adapun, jika dilihat berdasarkan banyaknya anggota rumah tangga, penduduk dengan jumlah anggota rumah tangga yang lebih banyak lebih bahagia. Pada 2021, indeks kebahagiaan penduduk dengan jumlah anggota rumah tangga 4 orang sebesar 72,06 lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk dengan jumlah anggota rumah tangga paling sedikit (1 orang).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.