Mesin Uang Orang Terkaya Dunia dari India

Gautam Adani menggeser posisi Jeff Bezos dari posisi kedua orang terkaya di dunia. Mesin uang pengusaha asal India ini berasal dari gurita usahanya di bawah payung Adani Group.
Vika Azkiya Dihni
21 September 2022, 06:05

Daftar orang terkaya versi Bloomberg Billionaires Index, menempatkan Gautam Adani sebagai orang terkaya kedua di dunia. Pengusaha asal India itu menyalip posisi pendiri Amazon, Jeff Bezos. 

Kekayaan Gautam Adani melonjak 92% sejak akhir 2021. Sementara, kekayaan Jeff Bezos turun 23,7% sejak akhir tahun lalu.

Per 19 September 2022, total kekayaan bersih Gautam Adani mencapai US$147 miliar. “Angka-angka diperbarui pada penutupan setiap hari perdagangan di New York,” demikian dikutip dari Bloomberg.

Gautam Adani menjadi orang Asia pertama yang meraih posisi tertinggi dalam daftar kekayaan secara global. Posisinya hanya kalah dari Elon Musk yang berada di posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia. 

Adapun sumber kekayaan Gautam Adani berasal dari konglomerasi Adani Group, perusahaan yang dia dirikan. Adani Group mempunyai gurita bisnis yang luas di berbagai bidang, seperti energi dan utilitas, transportasi dan logistik, properti, hingga layanan keuangan. 

Adani Group setidaknya telah berkembang menjadi sembilan perusahaan yaitu Adani Green Energy Ltd Adani Transmission Ltd, Adani Total Gas Ltd, Adani Enterprises Ltd, Adani Power Ltd, Adani Ports, dan SEZ Ltd, Adani Capital, Adani Realty, dan Adani Housing Finance Pvt. Ltd.

Terlepas dari kesuksesan bisnis yang dia jalani, Gautam Adani sempat putus kuliah di Universitas Gujarat. Dia lalu pindah ke Mumbai dan bekerja di perdagangan berlian sebelum kembali ke negara bagian asalnya.

Dia terjun ke perdagangan global dengan mengimpor polivinil klorida, atau PVC, untuk bisnis plastik saudaranya. Pada tahun 1988, ia mendirikan Adani Enterprises, perusahaan unggulan grup, untuk mengimpor dan mengekspor komoditas.

Adani Enterprises memperoleh persetujuan dari pemerintah Gujarat pada 1994 untuk mendirikan fasilitas pelabuhan untuk menangani kargonya sendiri di Pelabuhan Mundra. Merasakan potensi dalam proyek tersebut, Adani memutuskan untuk mengubahnya menjadi pelabuhan komersial. 

Dia membangun jalur kereta api dan jalan raya ke sana dengan bernegosiasi dengan lebih dari 500 pemilik tanah di India untuk membuat pelabuhan terbesar. Adani lalu masuk ke sektor ke pembangkit listrik pada 2009.

Mengutip Bloomberg, Gautam Adani memiliki 75% saham di Adani Enterprises, Adani Power dan Adani Transmissions, menurut pengajuan bursa saham Maret 2022. Dia juga memiliki sekitar 37% Adani Total Gas, 65% Adani Ports dan Special Economic Zone (SEZ), dan 61% Adani Green Energy. Adapun semua perusahaannya diperdagangkan secara publik dan berbasis di Ahmedabad, India.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.