Image title
3 Januari 2020, 20:21

Video: Banjir Rendam Jakarta di Awal Tahun Baru

Sebagian wilayah Jabodetabek direndam banjir pada hari pertama 2020. Sekurangnya terdapat 169 titik banjir akibat curah hujan ekstrem. BMKG mencatat curah hujan pada hari itu mencapai 377 mm, atau yang tertinggi selama 24 tahun terakhir.

Banjir di wilayah ibu kota dan sekitarnya itu menimbulkan polemik. Ini disebabkan potensi hujan sebetulnya sudah terprediksi, tapi tidak segera diantisipasi pemerintah. Di sisi lain, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak satu suara dalam program mencegah banjir.

Pemerintah pusat ingin normalisasi sungai, sementara pemprov usulkan naturalisasi. Dari rencana normalisasi 33 km Sungai Ciliwung, sudah 16 km terealisasi. Namun program ini terhenti sejak 2017 karena pemprov tak lakukan pembebasan lahan. Di sisi lain, program naturalisasi menuai kritik karena tak jelas pelaksanaannya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.