Tips Kelola Stres Selama di Rumah Semasa Pandemi

WHO membagikan berapa langkah untuk menjaga kesehatan mental agar terhindar dari stres selama di rumah.
Image title
Oleh Hanna Farah Vania - Tim Riset dan Publikasi
25 Oktober 2020, 17:50
WARGA WAJIB MEMAKAI MASKER MESKI TIDAK SAKIT
ANTARA FOTORahmad/wsj.

Di masa pandemi saat ini, mobilitas menjadi sangat terbatas. Untuk menghindari transmisi virus, masyarakat harus berdiam di rumah dengan berbagai ketidakpastian. Adaptasi kebiasaan baru pun sudah diberlakukan sejak beberapa bulan terakhir. Kegiatan seperti bekerja, belajar, dan beribadah pun dilakukan di rumah.

Tak hanya itu, banyak dari kita yang mengalami masa-masa sulit seperti kehilangan pekerjaan atau orang yang kita sayangi, merawat mereka yang sakit, dan persoalan lainnya. Menurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, ketakutan dan kecemasan tentang penyakit baru dan apa yang mungkin terjadi bisa sangat membebani dan menyebabkan emosi yang kuat pada orang dewasa dan anak-anak.  

Namun, perlu diingat bahwa merasa sedih, bingung, bahkan stres menjadi hal yang normal dialami selama krisis ini terjadi. Oleh karenanya, memelihara kesehatan mental menjadi sangat penting saat ini. World Health Organization (WHO) membagikan tips agar terhindar dari stres selama pandemi:

1. Meluangkan waktu dengan keluarga di rumah

Menghabiskan waktu dengan bercengkrama dan mendekatkan diri dengan keluarga di rumah dapat menghindari diri dari rasa cemas dan bingung. Menceritakan apa yang dirasakan kepada orang yang dipercaya seperti keluarga atau teman dapat mengurangi rasa stres yang dirasakan.

2. Jaga pola hidup sehat

Selain itu, gaya hidup sehat menjadi poin utama ketika harus berdiam diri di rumah. Menjaga pola makan dan tidur, menjaga kebersihan, dan melakukan olah raga di rumah dapat menjadi pilihan. WHO juga mengimbau untuk menghindari rokok, konsumsi alkohol, bahkan obat-obatan untuk menenangkan diri. Jika perlu mencari bantuan profesional, jangan enggan untuk menghubunginya.

3. Batasi informasi berlebih

Selain itu, membatasi informasi yang berlebih dapat membantu mengurangi stres. Upayakan untuk tetap mengumpulkan informasi dari sumber yang kredibel. Adapun informasi dari WHO atau pemerintah dapat menjadi referensi. Hindari juga menelan mentah-mentah informasi dari pesan singkat atau sosial media.

4. Temukan kesenangan selama di rumah

Mencoba melakukan hobi baru di rumah dapat menjadi solusi terhindari dari stres berlebih. Selain meningkatkan kemampuan, hobi baru dapat meningkatkan kebahagiaan selama di rumah. Dengan menemukan hobi baru atau melakukan hal yang disenangi, WHO melihat ini dapat membantu untuk mengatur emosi di tengah ketidakpastian.

Upaya lainnya yang dapat dilakukan adalah melakukan self-talk. Berdasarkan jurnal publikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran, teknik self-talk atau berbicara dengan diri sendiri dapat menjadi solusi. Adapun penelitian tersebut khususnya menyasar perkembangan psikologis kalangan remaja.

Menurut penelitian tersebut, pola pikir dapat diubah dari pikiran negatif ke positif melalui self-talk yang positif. Penelitian ini melihat dengan berbicara dan meyakinkan diri sendiri untuk bisa melewati masa sulit seperti ini dapat membangun sikap kognitif pada diri. Maka, kegiatan sehari-hari di tengah masa sulit dapat dijalani dengan lebih baik. Dan jangan lupa, jikalau harus keluar rumah, terapkan protokol kesehatan 3M dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait