Muda Tak Berarti Kebal Corona!

Anak muda cenderung enggan melaksanakan protokol Covid-19 dengan benar.
Image title
Oleh Dini Hariyanti - Tim Riset dan Publikasi
10 Oktober 2020, 11:30

Sosialisasi Gerakan 3M secara efektif kepada anak muda terbilang penting mengingat kelompok inilah yang mendominasi kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Gerakan ini mengimbau agar masyarakat memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

Saat ini, banyak dari anak muda yang sebetulnya sudah mengetahui protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 tersebut. Tapi, mereka cenderung enggan melaksanakan dengan benar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui, sekitar 15 – 20 persen masyarakat usia 17 – 45 tahun bahkan merasa tidak akan terinfeksi virus corona. Kenyataannya, sebagian besar positif Covid-19 justru berusia muda, yakni rentang usia 19 – 45 tahun sebanyak 55 persen (data per 5 Oktober 2020).

Keyakinan bahwa anak muda takkan terinfeksi Covid-19 menjadi penyebab terbesar lantaran ini membuat mereka abai terhadap protokol kesehatan. Hal lain adalah, kalangan muda lebih sering keluar rumah untuk berbagai keperluan, padahal tak selalu mendesak.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan