Normal Baru, Orang Justru Semakin Lengah Terhadap Covid-19

Sejumlah survei menyebut selama normal baru kesadaran orang terhadap ancaman Covid-19 berkurang
Image title
Oleh Dini Hariyanti - Tim Riset dan Publikasi
12 November 2020, 13:47

Setelah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua bulan, jumlah kasus di beberapa daerah menunjukkan penurunan. Kondisi ini memunculkan pertimbangan untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru agar kegiatan sosial dan ekonomi kembali hidup.

Namun Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan, sekitar satu bulan setelah penerapan adaptasi kebiasaan baru, Indonesia mencatat peningkatan jumlah kasus yang cukup tinggi. Salah satu kondisi yang muncul pada era normal baru adalah orang justru  lengah dan merasa berkurangnya rasa ancaman Covid-19. Hal ini diperoleh dari survei PMI bersama Kedai Kopi pada Juni 2020.

Survei lain juga dilakukan LaporCovid19.org berkolaborasi dengan Social Resilience Lab Nanyang Technology University Singapura (Mei – Juni 202 kepada >200.000 responden warga Jakarta). Hasilnya, persepsi risiko masyarakat terbilang rendah terkait tingkat penularan Covid-19 pada saat adaptasi kebiasaan baru.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan