Waspada Pandemic Fatigue

Kelelahan mengahadapi situasi pandemik ini adalah hal yang wajar, namun jangan sampai lengah dan tetap tegakkan protokol 3M.
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Riset dan Publikasi
19 November 2020, 18:15

Pandemic fatigue, kondisi kelelahan fisik ataupun mental akibat pandemi, mulai dirasakan banyak kelompok masyarakat. Sebab, Covid-19 yang sudah hampir satu tahun melanda dunia, masih tidak jelas kapan akan berakhir.

Kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan; mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak perlahan mulai luntur di tengah masyarakat. Kelelahan mengahadapi situasi pandemik ini adalah hal yang wajar berdasar informasi yang dihimpun akun Instagram @pandemictalks.

“Lelah boleh, tapi tetapi kita tidak boleh lengah karena belum tahu kapan pandemi akan selesai,” tulis pesan PandemicTalks dalam unggahannya Senin (16/11).

Ada empat upaya untuk bertahan ketika merasakan pandemic fatigue. Pertama dengan mengolah inforamsi yang didapat secara utuh, kemudian seimbangkan hubungan sosial dengan physical distancing, ketiga jangan lengah dengan kondisi yang perlahan menjadi normal, dan terakhir sebisa mungkin tetap mengupayakan protokal kesehatan.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan