Ganti Maskermu Setelah Dipakai 4 Jam

Masker kain terbuat dari bahan yang menyerap air. Ini membuat percikan droplet dari orang lain terserap.
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Riset dan Publikasi
20 November 2020, 19:37

Salah satu upaya mencegah penularan Covid-19 adalah dengan menggunakan masker, sesuai anjuran WHO. penggunaan masker bedah atau maker N95 menjadi pilihan. Namun keterbatasan dan pemanfaatan yang hanya sekali pakai kedua model masker teresebut membuat masker kain menjadi alternatif solusi.

Meski tak kalah efektif dalam menyaring partikel dan virus, Satgas Covid-19 menyarankan untuk mengganti masker yang sudah dipakai dalam periode waktu 4 jam. "Penggunaan masker (kain) disarankan maksimal hanya 4 jam, dan harus diganti dengan yang baru, atau yang bersih,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19  dr. Reisa Broto Asmoro, mengutip dari covid19.go.id.

Selain terkait daya saringnya, alasan masker kain tidak dipakai lebih dari 4 jam adalah terkait bahannya. Umumnya masker kain terbuat dari bahan yang menyerap air, hal ini membuat percikan droplet dari orang lain bisa terserap dan bertahan lebih lama di permukaan masker kain.

Oleh sebab itu disarankan juga untuk masyarakat membawa persediaan masker pengganti apabila beraktivitas di luar rumah dalam waktu lama. “Masyarakat disarankan untuk membawa beberapa buah masker ketika harus pergi keluar rumah untuk beraktivitas,” jelas Reisa lagi.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan