Protokol VDJ untuk Tekan Risiko Covid-19

Selain 3M, protokol VDJ (ventilasi, durasi, dan jarak) adalah komponen sederhana yang harus diterapkan saat harus beraktivitas di luar rumah
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Riset dan Publikasi
22 November 2020, 06:00

Selain terus menerapkan Gerakan 3M, protokol VDJ juga bisa diterapkan dalam upaya menekan risiko penularan Covid-19. Memperhatikan tiga komponen sederhana ini dalam melakasanakan berbagai aktivitas bisa luar rumah, bisa mencegah penyebaran virus.

Pertama ventilasi. Ruangan dengan sirkulasi udara yang buruk berarti udara hanya berputar-putar di dalam ruangan itu saja. Risiko penularan Covid-19 akan lebih kecil jika ada aliran udara segar hingga terjadi dispersi virus.

Kedua durasi. Interaksi fisik dengan orang lain yang mungkin terinfeksi, meski tanpa menujukkan gejala, potensial menularkan virus SARS-CoV-2. Oleh sebab itu batasi durasi bertemu dan bercakap-cakap dengan orang lain. Saran dari @pandemictalks, upayakan maksimal 15 menit. Di atas 15 menit lakukan interksi via daring.

Ketiga jarak. Sama seperti salah satu semangat Gerakan 3M, menjaga jarak aman sejauh 2m, tidak berkumpul dalam kelompok, dan jauhi tempat ramai atau physical distancing menjadi salah satu cara efektif untuk memperlambat penyebaran virus.

Jika ketiga protokol ini dilakukan secara berasamaan dalam aktivitas luar rumah, semakin rendah tingkat risiko penyebaran virus Covid-19.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan