Tingkat Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tinggi

Keterlambatan deteksi sampai dengan keterbatasan ke akses kesehatan menjadi sebab utamanya.
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Riset dan Publikasi
10 Januari 2021, 11:34

Sampai akhir Desember 2020 kemarin, kasus Covid-19 di Indonesia sudah menular ke lebih dari 713 ribu orang. Kasus kematian pun mencapai lebih dari 21 ribu orang, dengan kasus anak (0-18 tahun) mengambil porsi sekitar 2,7 persen.

Angka ini mengkhawatirkan sebab menempatkan anak Indonesia lebih rentan terinfeksi Covid-19, dibandingkan dengan Amerika Serikat dan India, dua negara dengan total kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Keterlambatan deteksi sampai dengan keterbatasan ke akses kesehatan menjadi sebab utamanya. Berdasarkan fakta tersebut, nampaknya kebijakan pembukaan kembali sekolah perlu dipertimbangkan kembali.

Hal ini juga yang disampaikan Ketua Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan. Faktor kesehatan harus menjadi pertimbangan terutama dalam mengambil keputusan soal anak di tengah masa pandemi ini.

Dia juga mengingatkan tentang pentingnya penerapan #Gerakan3M dan aplikasinya yang bisa didisiplinkan dari rumah masing-masing. “Kami ingin mengingatkan bahwa pendidikan perilaku hidup bersih sehat dan 3M mulai dari rumah,” ujarnya.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan