Covid-19 Itu Nyata, Termasuk di Lingkungan Sekitar Rumah Kita

Kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan di lingkungan sekitar rumah semakin menurun. Waspada, Covid-19 itu nyata dan masih ada
Image title
Oleh Hanna Farah Vania - Tim Riset dan Publikasi
13 Januari 2021, 15:18

Kepatuhan akan menjaga jarak dan menghindari kerumunan di lingkungan sekitar rumah menjadi suatu kekhawatiran. Pasalnya, tingkat ketidakpatuhannya sangat tinggi dibandingkan lokasi lainnya. Berdasarkan perhitungan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang bertajuk “Monitoring Kepatuhan Protokol Kesehatan di 34 Provinsi Indonesia” (3/1) memperlihatkan tingkat ketidakpatuhannya mencapai 16,6 persen.

Selain di wilayah pemukiman, terdapat empat lokasi tertinggi lainnya yaitu restoran atau kedai (16,2 persen), pusat perbelanjaan (13,9 persen), tempat olah raga publik (12,1 persen), dan tempat wisata (11,9 persen). Lima wilayah ini termasuk ke dalam kategori kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan kurang dari 60 persen.

Masih pada laporan yang sama, lokasi lingkungan sekitar rumah juga merupakan lokasi kerumunan dengan tingkat ketidakpatuhan memakai masker tertinggi kedua yaitu sebesar 23,3 persen. Hingga awal Januari, lokasi perumahan pun menjadi wilayah dengan jumlah orang yang ditegur di lokasi kerumunan terbesar kelima. Angkanya mencapai 525 ribu orang.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan