5 Alasan Harus Tetap Pakai Masker Meski Telah Divaksin

Orang yang divaksin masih rentan menularkan virus kepada orang lain, terutama yang memiliki imun rendah. Pakai masker melindungi orang lain.
Image title
Oleh Arofatin Maulina Ulfa - Tim Riset dan Publikasi
31 Januari 2021, 08:42

Vaksinasi Covid-19 tengah berjalan di Indonesia. Meski demikian, tingkat keberhasilannya masih sangat bergantung pada kedisiplinan masyarakat untuk tetap menjalankan protocol Kesehatan.

Organisasi Global Alliance for Vaccines and Immunization (GAVI) memperingatkan orang yang divaksin harus tetap mengenakan masker mesipun mereka telah menerima suntikan vaksin Covid-19. Hal ini karena, tidak ada vaksin yang langsung efektif. Sistem kekebalan membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk membuat antibodi yang memblokir infeksi virus.

Selain itu, orang yang divaksin masih rentan menularkan virus kepada orang lain, terutama yang memiliki imun rendah. Memakai masker juga akan melindungi orang lain, termasuk bagi mereka yang tidak bisa divaksin dan memiliki riwayat penyakit dan kerentanan imun.

Adapun munculnya varian virus Corona yang baru juga dapat dicegah melalui penggunaan masker yang tepat dan konsisten.

"Masker dan social distancing perlu terus berlanjut di masa mendatang, sampai kita dapat mencapai kekebalan kelompok" kata Dr. Preeti Malani, chief health officer di Universitas Michigan mengutip GAVI.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.