Garnier Green Beauty Pelopor Produk Kecantikan Berkelanjutan

Selain menggunakan kemasan daur ulang, Garnier berkolaborasi dengan berbagai pihak demi praktik industri kecantikan yang bermanfaat bagi lingkungan.
Image title
Oleh Melati Kristina Andriarsi - Tim Publikasi Katadata
7 Mei 2021, 22:08

Garnier, pelopor produk kecantikan berkelanjutan, mendorong praktik daur ulang sampah plastik guna menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong kemasan ramah lingkungan. Adapun kemasan untuk Glow Water Essence telah menggunakan 100 persen plastik daur ulang, sementara kemasan Micellar Water menggunakan 25 persen plastik daur ulang. Kedua produk tersebut 100 persen dapat didaur ulang kembali.

Selain itu, Garnier juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan praktik industri kecantikan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi lingkungan. Kolaborasi tersebut melibatkan Bank Sampah Induk Rumah Harum Depok, Hero, Watsons, serta eRecycle yang merupakan aplikasi online penjemputan sampah daur ulang. Hingga saat ini, aplikasi eRecycle telah diunduh oleh 78.000 pengunduh dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 8 ton.  

Garnier juga berkomitmen dalam melawan polusi plastik dengan menyediakan pengumpulan sampah secara offline di Jabodetabek. Saat ini terdapat 19 dropbox di Hero group dan 20 dropbox di Watsons. Tak hanya itu, Garnier juga mengajak 100 ribu masyarakat Indonesia untuk mendaur ulang 100 ton sampah per tahunnya pada 2025 mendatang.  

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.