Minyak Pertamina Bertambah 60 Ribu Barel dari East Kalimantan-Attaka

Minyak hasil produksi Blok East Kalimantan-Attaka disalurkan ke Kilang Balikpapan.
Anggita Rezki Amelia
31 Oktober 2018, 19:10
Lifting Perdana East Kalimantan-Attaka
Pertamina

PT Pertamina (Persero) mendapatkan tambahan produksi siap jual (lifting) minyak bumi dari pengelolaan Blok Attaka-East Kalimantan. Blok yang hasil penggabungan East Kalimantan dan Attaka ini dikelola PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PKHT) kurang lebih sejak sepekan lalu.

Pertamina resmi mengelola Blok East Kalimantan-Attaka sejak 25 Oktober 2018 lalu. Pengelolaan Blok East Kalimantan digabung dengan Blok Attaka yang kontrak berakhir lebih dulu, yakni Desember 2017 agar efisien. Apalagi, lokasinya berdekatan.

Setelah kurang lebih sepekan mengelola blok tersebut, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur pun mencatatkan produksi siap jual (lifting) minyak sebesar 60 ribu barel. Minyak mentah itu dialirkan melalui pipa dari Terminal Lawe-lawe ke Kilang Balikpapan pada Selasa (30/10) untuk diolah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).  

Blok East Kalimantan-Attaka ini tidak hanya menghasilkan minyak, tapi juga kondensat. Produk kondesat (BRC) yang telah dihasilkan PHKT ini kemudian dikapalan dari Terminal Santan.

Advertisement

Direktur PHKT Feri Sri Wibowo mengatakan lifting perdana ini dalam rangka memenuhi energi di Indonesia. “Ini merupakan wujud nyata dukungan serta komitmen PHKT,” kata dia berdasarkan siaran resminya, Rabu (31/10).

PHKT adalah anak usaha dari Pertamina Hulu Indonesia. PHKT mulai mengelola blok tersebut selama 20 tahun ke depan sejak 25 Oktober 2018 sampai dengan 24 Oktober 2038. Dalam pengelolaan blok ini, Pertamina menggunakan kontrak dengan skema gross split.

Komitmen pasti investasi tiga tahun pertama Pertamina di blok ini mencapai US$ 79,3 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia Bambang Manumayoso menyebutkan komitmen pasti itu terdiri dari dua paket studi eksplorasi, pengeboran satu sumur eksplorasi dan pengeboran empat sumur sisipan (infill) atau sumur pengembangan.

(Baca: Pertamina Buka Tawaran Bermitra di Blok East Kalimantan dan Attaka)

Wilayah Kerja East Kalimantan-Attaka memiliki 15 lapangan yaitu Attaka, Melangin, Kerindingan, Serang, Sapi, Santan, Sepinggan, Sedandang, Seguni, Sejadi, Yakin, Mahoni, Bangkirai, Seturian, dan Pantai. Data pada akhir September 2018, produksi minyak dan kondensat WK East Kalimantan-Attaka sebesar 13.220 barel minyak per hari (bopd) dan gas sebesar 69,44 juta kaki kubik per hari (MMscfd). 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait