Ajukan Proposal, PetroChina Bersaing dengan Pertamina Rebut Jabung

Proposal PetroChina masih dikaji SKK Migas sebelum diadu dengan Pertamina.
Anggita Rezki Amelia
16 Oktober 2018, 09:12
PetroChina International Jabung
KATADATA
PetroChina International Jabung

PetroChina akhirnya mengajukan proposal perpanjangan Blok Jabung, Jambi. Dengan begitu, perusahaan asal Tiongkok ini resmi bersaing dengan PT Pertamina (Persero) yang sebelumnya mengajukan proposal alihkelola blok tersebut.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wisnu Prabawa Taher mengatakan Petrochina mengajukan proposal akhir September lalu. “Petrochina sudah mengajukan resmi, sekarang masih di-review oleh tim teknis,” kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (15/10).

Blok Jabung saat ini dioperatori PetroChina International Jabung Ltd dengan hak kelola 27,85 %. Di blok ini Pertamina juga memiliki hak kelola melalui PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jabung sebesar 14,28 %. Ada juga Petronas Carigali yang menguasai 27,85 % dan PT PP Oil & Gas sebesar 30 %. Kontrak blok ini akan habis pada 26 Februari 2023.

Tak hanya PetroChina, Pertamina pun berminat mengelola Blok Jabung. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto sebelumnya membenarkan sudah menerima proposal Pertamina tersebut. "Seingat saya sudah," kata dia kepada Katadata.co.id, Kamis (11/10).

Advertisement

Pengajuan proposal dari Pertamina ini sebagai tindak lanjut atas proses pembukaan ruang data. Pertamina mendapatkan persetujuan dari pemerintah untuk mengakses ruang data Blok Jabung pada Agustus lalu. Data yang bisa diakses Pertamina terdiri dari data geofisika, infrastruktur, serta data lain yang relevan di Blok Jabung.

(Baca: Ajukan Proposal, Pertamina Akan Rebut Jabung dari Perusahaan Tiongkok)

Mengacu data SKK Migas, produksi minyak Blok Jabung hingga April 2018, tercatat sebesar 14.194,83 barel per hari (bph). Sementara itu, produksi gas sebesar 295,32 MMscfd.

Tahun ini, PetroChina menargetkan bisa memproduksi 54 ribu barel setara minyak (bsmph). Target tersebut naik dari tahun lalu yang mencapai 52 ribu bsmph.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait